Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sambut HUT RI, Taman Safari Bogor Gelar Parade Satwa dan Budaya Besar-besaran

📅 Jumat, 16 Agu 2024, 11:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sambut HUT RI, Taman Safari Bogor Gelar Parade Satwa dan Budaya Besar-besaran Doc: Istimewa
Ket. Parade Satwa dan Budaya digelar pada tanggal 17 dan 18 Agustus 2024 untuk memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

BOGOR - Taman Safari Bogor akan menggelar Parade Satwa dan Budaya selama dua hari berturut-turut yakni 17 dan 18 Agustus 2024 untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI. Gelaran ini akan diarak dengan rute sepanjang 2 kilometer dari area Shelter A hingga area Parkir F Taman Safari Bogor mulai pukul 13.00 WIB.

"Kami juga menyuguhkan parade marching band yang kami hadirkan dari eksternal. Parade ini bisa dinikmati secara gratis oleh pengunjung Taman Safari Bogor selama dua hari berturut-turut," ungkap Manager Marcomm Taman Safari Bogor, Danang Wibowo, Rabu (14/8).

Parade Satwa dan Budaya ini digerlar rutin untuk memeriahkan peringatan HUT RI. "Kami munculkan beragam kostum etnis dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Ini memberi pesan kebhinekaan di momen kemerdekaan," ungkapnya.

Selain itu, Taman Safari Bogor juga mengadakan sejumlah lomba yang diikuti oleh pegawai. Mulai dari balap karung, tarik tambang, makan kerupuk sampai lomba menghias ruangan kerja.

Taman Safari Indonesia didirikan tahun 1981 di atas tanah seluas 55 hektar. Tanah ini dulunya merupakan eks tanah perkebunan Cisarua Selatan yang sudah tidak produktif.

Taman Safari Indonesia dibangun oleh 3 figur bersaudara yang awalnya tergabung dalam grup Oriental Sirkus Indonesia. Mereka adalah Yansen Manansang, Frans Manansang, dan Tony Sumampau yang mengawalinya untuk membuat modern zoo.

Untuk membuat modern zoo ini mengundang 2 konsultan dari Jerman dan Amerika. Hingga akhirnya dibuka pada April 1986 dan diresmikan sebagai obyek wisata nasional tanggal 16 Maret 1990. Awal dibuka, Taman Safari memiliki 400 ekor satwa dari 100 spesies dari 5 benua di dunia. Di antaranya badak, orang utan, harimau, dan lain-lain.

Saat ini, koleksi satwa terus bertambah menjadi 7.000 ekor dari 300 spesies. Terakhir yang paling menggemparkan, Taman Safari Bogor memiliki satwa baru yaitu sepasang ekor panda yang didatangkan langsung dari Tiongkok.

Taman Safari berkembang tak hanya sebagai pusat konservasi satwa namun juga dilengkapi sarana edukasi dan rekreasi. Sahabat Satwa juga bisa memberi makan singa, safari malam, safari journey, behind the scene tour, treking, kemah, outbond, dan wisata air terjun.

Sebagai destinasi wisata terbaik di Indonesia, Taman Safari Bogor juga memiliki 24 wahana permainan. Tak hanya di Bogor, perkembangannya membawa Taman Safari ada di beberapa daerah di Indonesia. Yakni Taman Safari Prigen, Batang Dolphins Center, dan Bali Safari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.