Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RSUD Jayapura Jadi RS Pendidikan, Gubernur Dorong Cetak Dokter Spesialis Asli Papua

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
RSUD Jayapura Jadi RS Pendidikan, Gubernur Dorong Cetak Dokter Spesialis Asli Papua Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri saat menerima kedatangan tim dari RSUD Jayapura bertempat di ruang kerja Kantor Gubernur Papua,Kota Jayapura, Papua, Kamis (2/4).

Jayapura - Gubernur Papua Mathius D Fakhiri meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura memaksimalkan statusnya sebagai rumah sakit pendidikan untuk mencetak dokter spesialis yang handal khususnya dari kalangan putra-putri asli Papua.

"Penetapan RSUD Jayapura sebagai rumah sakit pendidikan oleh Kementerian Kesehatan menjadi peluang besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan di daerah tersebut," kata Mathius di Jayapura, Jumat (3/4).

Menurut Fakhiri, dengan status tersebut, RSUD Jayapura diharapkan mampu melahirkan dokter-dokter spesialis yang dapat mengabdi di seluruh wilayah Papua.

“Pada Kamis (2/4) kami menerima kabar baik dari Kementerian Kesehatan bahwa RSUD Jayapura telah ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan spesialis,” ujarnya.

Dia menjelaskan, program pendidikan dokter spesialis akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari spesialis kandungan sebelum dikembangkan ke bidang lainnya.

“Nanti kami mulai dari dokter kandungan dulu, setelah itu spesialis lain akan menyusul secara bertahap,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya juga meminta manajemen RSUD Jayapura agar memanfaatkan kepercayaan dari pemerintah pusat secara maksimal, baik dalam penyelenggaraan pendidikan maupun peningkatan layanan kesehatan.

"Hal ini memudahkan dokter-dokter kami dan tidak perlu lagi keluar Papua untuk menjadi dokter spesialis,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi akan meminta para bupati di seluruh wilayah Papua untuk mengirim dokter-dokter muda mengikuti pendidikan spesialis di RSUD Jayapura.

"Kami berharap kepercayaan dari Kementerian Kesehatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

48 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.