Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

RI Sangat Concern Awasi Produk yang Mengandung Merkuri dan Keberadaan Merkuri di Lingkungan

Foto : istimewa

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, KLHK, Rosa Vivien Ratnawati sebagai head of delegation dan anggota Delegasi RI pada COP-5 Konvensi Minamata, di Jenewa, Swiss, Senin (30/10).

A   A   A   Pengaturan Font

JENEWA - Dalam pertemuan Conference of the Parties ke-5 (COP-5) Konvensi Minamata dibuka Senin (30/10) waktuJenewa, Swiss, Indonesia menegaskan pihaknya sangat concern pada sejumlah produk yang mengandung merkuri dan keberadaan merkuri di lingkungan.

Penegasan tersebut dikemukakan pimpinan delegasi yakni Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati sebagai head of delegation. Adapun anggota Delegasi RI lainnya terdiri dari perwakilan Kementerian Luar Negeri, PTRI Jenewa, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPOM, dan BRIN.

Menurut siaran persnya, adapun sejumlah produk yang mengandung merkuri dan keberadaan merkuri di lingkungan, antara lainlampu, dental amalgam, kosmetik, pertambangan emas skala kecil (PESK), emisi dan lepasan merkuri, ambang batas limbah merkuri, perdagangan merkuri.

Dalam intervensinya, Dirjen Rosa menyampaikan dukungannya untuk melakukan penghapusan pada dental amalgam dengan waktu phase out pada tahun 2025. Hal ini mendorong negara pihak lain yang masih mengggunakan dental amalgam untuk segera melakukan penghapusannya.

Selain itu, Indonesia juga mendukung pengaturan terhadap isu-isu tersebut di atas untuk dapat dilaksanakan pada level nasional. Dalam pelaksanaannya terkait isu tersebut di atas KLHK sebagai focal point bekerja sama dengan K/L terkait, yaitu Kementerian Perindustrian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk mengontrol peredaran produk-produk yang mengandung merkuri dan telah memiliki peta jalan untuk penghapusannya.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Marcellus Widiarto

Komentar

Komentar
()

Top