Rencana Kegiatan Budaya untuk Menjaga Warisan Leluhur Natuna
📅 Jumat, 20 Jun 2025, 17:45 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Natuna - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, sedang menyiapkan kegiatan budaya untuk melestarikan warisan leluhur agar tidak punah, sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Natuna, Hadisun, di Natuna, Jumat, mengatakan kegiatan budaya berupa panggung kesenian tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap para pelaku budaya untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kemampuan mereka di depan masyarakat.
"Kegiatan gelar budaya ini kita agendakan pada akhir Juli 2025. Untuk nama kegiatan masih dirembuk, sedangkan pelaksanaan kita upaya satu atau dua kali dalam sebulan," ucap dia.
Hadisun menjelaskan kebudayaan secara umum terbagi menjadi dua jenis, yaitu budaya berwujud (tangible) antara lain seperti pakaian adat, rumah tradisional, dan benda-benda bersejarah, serta budaya tak berwujud (intangible) antara lain seperti tarian, lagu daerah, cerita rakyat, dan upacara adat.
Menurut dia, sebagian dari budaya tersebut tidak bisa bertahan hidup tanpa dukungan, dan harus ada peran pemerintah untuk memberi ruang agar budaya tersebut tetap hidup dan dikenal masyarakat luas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan budaya yang digelar juga merupakan sarana edukasi, dan regenerasi nilai-nilai tradisional untuk diwariskan ke generasi.
"Contohnya, seperti kesenian Mendu. Ini bukan budaya yang bisa berkembang sendiri seperti pakaian adat Baju Kurung yang masih digunakan masyarakat. Mendu butuh panggung khusus agar tetap dikenal dan dipahami maknanya," ujar Hadisun.
Baginya, menjaga budaya bukan sekadar mempertahankan tradisi, namun juga identitas. Budaya yang hidup lanjut dia, adalah budaya yang terus dijaga, dipelajari, dan diwariskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hadisun menambahkan, saat ini di Natuna sudah ada budaya yang mulai menghilang, seperti Tari Mawar, dan ada yang terancam punah jika tidak segera dilestarikan. "Kalau tidak ada usaha pelestarian, budaya-budaya ini akan hilang," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!