Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Redam Ketegangan Thailand–Kamboja, ASEAN Turunkan Tim Pengamat

📅 Senin, 15 Des 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Redam Ketegangan Thailand–Kamboja, ASEAN Turunkan Tim Pengamat Doc: Antara
Ket. PM Malaysia Anwar Ibrahim menghubungi Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet.

Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim selaku Ketua ASEAN 2025 menyatakan telah meminta pengerahan Tim Pengamat ASEAN (ASEAN Observer Team/AOT) yang dipimpin oleh Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia untuk memantau perkembangan deeskalasi konflik Thailand-Kamboja.

"Untuk mendukung upaya deeskalasi dan mendorong transparansi, saya telah meminta pengerahan Tim Pengamat ASEAN (ASEAN Observer Team/AOT) yang dipimpin oleh Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia untuk memantau perkembangan di lapangan. Misi ini akan dilengkapi dengan kemampuan pemantauan satelit yang disediakan oleh Pemerintah Amerika Serikat," kata Anwar dalam keterangan di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (14/12).

Anwar menyampaikan menyusul diskusi yang telah dilakukan dirinya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan sehubungan dengan berlanjutnya ketegangan di sepanjang perbatasan Kamboja–Thailand, dirinya telah melakukan komunikasi telepon secara terpisah dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet.

Dalam perbincangan tersebut, Anwar menyampaikan keprihatinan mendalam Malaysia atas situasi yang berkembang serta mendesak kedua pihak untuk menahan diri secara maksimal, menghentikan segala bentuk permusuhan, dan tidak melakukan tindakan militer lebih lanjut, termasuk penggunaan kekuatan atau pergerakan pasukan bersenjata, yang berlaku efektif mulai 13 Desember 2025 pukul 22.00.

Dia mengatakan terkait pengerahan tim pemantau ASEAN, segala temuan dari pemantauan satelit dan observasi lapangan akan dihimpun oleh AOT dan dipresentasikan dalam Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN pada hari Selasa, 16 Desember 2025.

"Laporan tersebut akan memberikan gambaran objektif mengenai situasi, termasuk posisi kedua pihak, demi akuntabilitas, pembangunan kepercayaan, serta pelestarian perdamaian dan stabilitas di kawasan," jelas dia.

Amwar menyatakan Malaysia tetap berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan mitra-mitra ASEAN dan komunitas internasional guna memastikan bahwa dialog, sikap menahan diri, dan diplomasi Thailand-Kamboja dapat terus dikedepankan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.