Putra Presiden AS Didakwa atas Tuduhan Kepemilikan Senjata
📅 Jumat, 15 Sep 2023, 09:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BBC/Getty Images
WASHINGTON - Putra Presiden AS Joe Biden, Hunter, pada Kamis (14/9) didakwa membeli senjata secara ilegal ketika dia menggunakan narkoba. Tuntutan ini menimbulkan masalah baru bagi kampanye ayahnya untuk pemilihan presiden tahun depan.
Hunter Biden (53) didakwa dengan dua tuduhan membuat pernyataan palsu di formulir pembelian senjata tahun 2018 bahwa dia tidak menggunakan narkoba secara ilegal pada saat itu.
Tuduhan ketiga mengatakan bahwa, berdasarkan pernyataan palsu, dia memiliki senjata secara ilegal selama 11 hari pada bulan Oktober tahun itu.
Jika terbukti bersalah atas ketiga tuduhan kejahatan tersebut, secara teori Hunter Biden bisa menghadapi hukuman 25 tahun penjara, meskipun dalam praktiknya mereka jarang dihukum dengan hukuman penjara.
Saat membuktikan bahwa dia bukan pengguna narkoba yang melanggar hukum ketika membeli pistol Colt Cobra, Hunter Biden "tahu bahwa pernyataan itu salah," kata Departemen Kehakiman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dakwaan tersebut muncul dua hari setelah Partai Republik di Kongres membuka penyelidikan pemakzulan terhadap Joe Biden dari Partai Demokrat, dengan tuduhan ketika dia menjadi wakil presiden, Biden mendapat keuntungan finansial dari urusan bisnis luar negeri putranya.
Masalah hukum yang dihadapi Hunter Biden menjadi sasaran saingan politik ayahnya. Joe Biden mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua presiden AS.
Hunter adalah seorang pengacara lulusan Yale dan pelobi yang berubah menjadi artis, tetapi hidupnya dirusak oleh alkohol dan narkoba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tanpa memberikan bukti apa pun, Partai Republik menuduh Departemen Kehakiman melindungi putranya dan menuduh David Weiss, yang ditunjuk oleh Partai Republik, bersikap lunak terhadap Hunter.
Perwakilan James Comer, seorang Republikan dari Kentucky yang akan memimpin penyelidikan pemakzulan, menyambut baik pengajuan tuduhan kepemilikan senjata tersebut, dan menyebutnya sebagai "awal yang sangat kecil."
"Banyak sekali bukti yang mengungkapkan bahwa Hunter Biden kemungkinan besar melakukan beberapa tindak pidana berat dan warga Amerika berharap Departemen Kehakiman menerapkan hukum yang sama," kata Comer.
Mantan presiden Donald Trump yang dua kali dimakzulkan, memberi reaksi di platform Truth Social miliknya.
"Tuduhan kepemilikan senjata ini adalah satu-satunya kejahatan yang dilakukan Hunter Biden yang tidak melibatkan Joe Biden yang Bengkok," katanya.
Kesepakatan Permohonan Gagal
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!