Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Potensi Hujan Deras, BNPB Minta Lubuk Linggau Waspadai Banjir Susulan

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 07:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Potensi Hujan Deras, BNPB Minta Lubuk Linggau Waspadai Banjir Susulan Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Petugas gabungan membersihkan rumah warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan yang terendam banjir, Sabtu (8/6/2024).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan warga di Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan atas potensi banjir susulan dalam sepekan ke depan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa setidaknya dalam sepekan ke depan cuaca sebagian besar di wilayah Lubuk Linggau didominasi hujan disertai petir.

Pusdalops BNPB mengkonfirmasi berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan disertai petir tersebut akan berlangsung mulai dari siang sekitar pukul 13.00 WIB sampai malam dini hari.

Atas kondisi tersebut, BNPB merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Lubuk Linggau dan masyarakat untuk waspada karena hujan yang panjang dan berkelanjutan akan berpotensi kembali menyebabkan banjir.

"Apabila terjadi hujan intensitas lebat lebih dari satu jam di wilayah rawan banjir agar evakuasi mandiri ke daerah yang lebih aman," kata dia.

Tim Pusdalops BNPB mencatat beberapa daerah rawan dilanda bencana tersebut; Kelurahan Muara Enim, Bandung Ujung, Sukajadi, Kayuara, Bandung Kiri, dan Tanjung Aman di Kecamatan Lubuk Linggau Barat.

Kelurahan Keputraan, Ulak Lebar, Sidorejo, Pasar Pemiri di Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Kelurahan Air Kuti di Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Kelurahan Sp. Periuk di Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Selanjutnya, Kelurahan Karya Bakti, Dempo, Mesat Seni, Jawa Kiri, Wirakary, Mesat Jaya, Cereme Taba, Jawa Kanan SS di Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Menurut Abdul, sejumlah wilayah tersebut dipetakan rawan setelah sebelumnya juga dilanda banjir Rabu (5/6). Saat itu setidaknya sebanyak 402 keluarga terpaksa dievakuasi karena rumah mereka terendam banjir hingga setinggi 60 centimeter-1 meter yang saat ini sudah berangsur surut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.