Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda Metro Bongkar Pabrik Narkoba Zenith di Semarang, Amankan Jutaan Butir Siap Edar

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Polda Metro Bongkar Pabrik Narkoba Zenith di Semarang, Amankan Jutaan Butir Siap Edar Doc: Polda Metro Jaya
Ket. Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar industri rumahan narkotika golongan I jenis Zenith berskala besar di wilayah Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Pengungkapan ini menjadi langkah tegas aparat dalam menekan peredaran obat berbahaya yang mengancam generasi muda.

JAKARTA - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar industri rumahan narkotika golongan I jenis Zenith berskala besar di wilayah Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Pengungkapan ini menjadi langkah tegas aparat dalam menekan peredaran obat berbahaya yang mengancam generasi muda.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait maraknya peredaran obat berbahaya di wilayah Jakarta Barat. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan seorang pria berinisial P di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Dari tangan tersangka P, polisi menyita sebanyak 120.000 butir Zenith yang diduga siap diedarkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, P diketahui berperan sebagai kurir yang bekerja di bawah kendali tersangka utama berinisial D.

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke wilayah Semarang, Jawa Tengah, tempat produksi narkotika tersebut dilakukan. Tim gabungan bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka D di kediamannya pada Kamis (9/4), sekaligus mengungkap gudang yang dijadikan laboratorium produksi.

Di lokasi tersebut, petugas menemukan 186.000 butir Zenith siap edar serta 1,83 ton bahan baku prekursor. Selain itu, aparat juga menyita mesin cetak otomatis dan peralatan produksi yang digunakan untuk memproduksi narkotika dalam jumlah besar.

"Keberhasilan menggagalkan peredaran lebih dari 4,3 juta butir Zenith ini secara langsung telah menyelamatkan sedikitnya 4,3 juta jiwa anak bangsa dari risiko kerusakan saraf permanen hingga kematian," tegas Kabidhumas Polda Metro Jaya dalam keterangan resmi di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/4).

Polisi menilai keberadaan pabrik ini sangat berbahaya karena memiliki kapasitas produksi besar dan menyasar kelompok remaja hingga pekerja sebagai target utama. Hal ini dinilai dapat merusak masa depan generasi produktif jika tidak segera ditindak.

Saat ini, para tersangka telah diamankan dan dijerat dengan Pasal 610 ayat (2) dan Pasal 609 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru juncto Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman pidana maksimal sesuai ketentuan yang berlaku.

Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk memburu sejumlah pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Langkah ini dilakukan guna membongkar jaringan peredaran narkotika tersebut hingga ke akar-akarnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran gelap narkotika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.