Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLN Imbau Warga Matikan MCB Jika Air Masuk Rumah

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 09:25 WIB | Oleh:
PLN Imbau Warga Matikan MCB Jika Air Masuk Rumah Doc: PLN UID Jaya
Ket. Petugas PLN UP3 Kramat Jati bersama Babinsa dan relawan berkoordinasi di lokasi terdampak banjir untuk memastikan keselamatan kelistrikan dan kelancaran penanganan warga di lapangan.

JAKARTA – Hujan lebat masih melanda sejumlah kawasan Jakarta, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya berupaya hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat untuk meninjau serta memastikan keselamatan warga di berbagai titik terdampak banjir. Kegiatan ini dilanjutkan dengan sosialisasi kepada warga serta aparat kewilayahan, termasuk Bintara Pembina Desa (Babinsa), terkait potensi bahaya listrik di area yang tergenang air.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan bahwa dalam situasi banjir, PLN mengedepankan aspek keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, baik melalui pemantauan langsung di lapangan maupun penyampaian edukasi kepada warga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Saat terjadi banjir, segera matikan aliran listrik dari MCB atau kWh meter apabila air mulai memasuki rumah, dan hindari menyentuh peralatan listrik yang terendam. PLN juga siaga melakukan pengamanan jaringan agar risiko bahaya listrik dapat diminimalkan,” ujar Andy Adcha.

Manager PLN UP3 Kramat Jati, Eka Panji Saptaprasetya menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan setempat guna memastikan penanganan cepat dan keselamatan masyarakat saat banjir terjadi.

“Kami telah berkoordinasi secara aktif dengan stakeholder setempat, termasuk aparat kewilayahan, Babinsa, serta unsur terkait lainnya, untuk memastikan langkah pengamanan kelistrikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat saat terjadi banjir. Prioritas kami adalah menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan kondisi jaringan listrik tetap aman di wilayah terdampak,” ujarnya.

PLN bersama Babinsa melakukan pemantauan instalasi listrik di lingkungan warga, memberikan imbauan agar masyarakat mematikan aliran listrik dari MCB atau kWh meter apabila air mulai memasuki rumah, serta tidak menyentuh peralatan listrik yang terendam air. Warga juga diingatkan untuk melaporkan potensi gangguan jaringan atau kondisi berbahaya melalui aplikasi PLN Mobile.

Babinsa setempat mengapresiasi langkah cepat dan proaktif yang dilakukan PLN dalam mendampingi warga selama masa banjir. Sinergi antara PLN dan aparat kewilayahan dinilai penting untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah terdampak.

Selain memberikan edukasi, PLN juga melakukan pengecekan jaringan dan peralatan kelistrikan untuk memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi aman sebelum dilakukan normalisasi pasokan listrik di area yang sebelumnya terdampak banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

15 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.