Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pj Wali Kota Pekanbaru Terjaring OTT

📅 Rabu, 04 Des 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pj Wali Kota Pekanbaru Terjaring OTT Doc: Antara

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan (Jaksel), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah yang bersangkutan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (2/12) malam. OTT itu terkait dugaan pungutan uang ke organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Pekanbaru.

1733237786_fe0b1f0ecd2b1af28619.jpg

Risnandar tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 17.40 WIB dengan dikawal oleh personel KPK dan kepolisian. Dia tiba mengenakan kaos biru serta masker dan topi hitam.

“Benar, untuk pihak-pihak yang diamankan di Pekanbaru saat ini sudah hadir di Gedung Merah Putih KPK, untuk selanjutnya dilakukan permintaan keterangan lanjutan,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/12).

Untuk diketahui, KPK pada Senin malam melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Pekanbaru, Riau. Salah satu pihak yang terjaring operasi tersebut adalah Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa.

“Iya benar, penangkapan terhadap Pj Wali Kota Pekanbaru,” kata Wakil Ketua KPK Johanis Tanak saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin malam.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menerangkan dalam operasi tersebut penyidik KPK menemukan uang sekitar 1 miliar rupiah yang kemudian diamankan sebagai barang bukti. “Sementara masih sekitar 1 miliar rupiah, mungkin ada lebih,” ucap Alex.

Pimpinan KPK berlatarbelakang hakim itu menyayangkan beberapa penjabat kepala daerah yang ditangkap karena diduga terlibat tindak pidana korupsi padahal sudah dibekali pendidikan antikorupsi.

Alexander Marwata mengungkapkan Pj Wali Kota Pekanbaru, Riau, Risnandar Mahiwa diduga kerap memungut uang iuran kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah.

Setidaknya, ada dua Penjabat Bupati yang sudah ditangkap KPK dalam kurun waktu dua bulan terakhir yakni PJ Bupati Sorong Yan Piet Moso yang ditangkap 12 November 2024 dan yang terbaru PJ Wali Kota Pekanbaru, Riau, Risnandar Mahiwa dalam Operasi Tangkap Tangan atau OTT. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

42 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.