Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petinju Aljazair Imane Khelif Raih Medali Emas Olimpiade Paris

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petinju Aljazair Imane Khelif Raih Medali Emas Olimpiade Paris Doc: ANTARA/AFP/MAURO PIMENTEL
Ket. Petinju Aljazair Imane Khelif berpose dengan medali emas Olimpiade Paris 2024 di Roland-Garros Stadium pada Jumat (9/8/2024).

JAKARTA - Setelah beberapa waktu terakhir dihebohkan dengan kontroversi gender akibat penampilannya, petinju putri Aljazair Imane Khelif tampil gemilang di babak final dan merebut medali emas Olimpiade Paris 2024, Sabtu (10/8) WIB.

Dikutip dari laporan AFP, Khelif mencatatkan kemenangan di kelas 66 kg putri atas wakil Tiongkok Yang Liu, yang diadakan di Roland Garros.

Khelif mengatakan bahwa medali emas ini merupakan "respons yang tepat" terhadap serangan dan perundungan yang ia dapatkan beberapa waktu terakhir.

"Saya adalah wanita, seperti wanita lainnya," kata Khelif.

Kontroversi dan spekulasi negatif tentang jenis kelamin Khelif mencuat ketika petinju putri Italia Angela Carini memutuskan untuk berhenti melawan Khelif setelah 46 detik di atas ring.

Pada pertandingan perempat final itu, Carini mengklaim bahwa ia "tidak pernah dipukul sekeras itu selama ini" oleh seorang petinju putri.

Klaimnya itu kemudian menyebar dengan anggapan bahwa Khelif mungkin merupakan seorang transgender, atau tidak terlahir sebagai wanita secara biologis.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) pun langsung menegaskan bahwa itu merupakan informasi yang salah dan menyesatkan.

Sebelumnya, Khelif bersama petinju putri Taiwan Lin yu-ting juga didiskualifikasi dari Kejuaraan Dunia tahun lalu, setelah mereka dianggap gagal dalam uji kelayakan gender oleh federasi internasional.

Kini, baik Lin maupun Khelif sama-sama berada di final Olimpiade Paris 2024 di kelas yang berbeda.

"Saya menjadi sasaran perundungan dan kampanye (kebencian) yang sengit, dan (medali emas) ini adalah respons terbaik bagi mereka," kata Khelif.

Dengan medali emas yang tergantung di lehernya, Khelif ditanyai dalam konferensi pers yang penuh sesak tentang perselisihan "kelayakan" yang menghantuinya dalam Olimpiade.

"Saya sepenuhnya memenuhi syarat untuk ambil bagian, saya seorang wanita seperti wanita lainnya. Saya terlahir sebagai wanita, menjalani hidup sebagai wanita, dan berkompetisi sebagai wanita," kata Khelif.

"Mereka (cibiran, perundungan) adalah musuh kesuksesan. Dan itu membuat kesuksesan saya terasa istimewa karena serangan-serangan ini," ujarnya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.