Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesan Tegas Forum Pemred: Hentikan Anarkis, Jaga Persatuan Bangsa

📅 Senin, 01 Sep 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Pesan Tegas Forum Pemred: Hentikan Anarkis, Jaga Persatuan Bangsa Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan dengan tujuh jurnalis.

JAKARTA - Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia menyerukan seluruh elemen bangsa untuk menghentikan anarkisme dan melakukan refleksi atas gejolak aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Forum Pemred juga mengingatkan elite politik hingga media massa agar menjaga kepercayaan publik, menjunjung kode etik jurnalistik, dan menegakkan demokrasi secara damai.

“Mengajak seluruh elemen bangsa untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan menghentikan tindakan-tindakan anarkis serta menghindari ajakan yang bersifat provokatif yang merusak sendi-sendi persatuan bangsa,” demikian bunyi seruan Forum Pemred yang diterima di Jakarta, Senin.

Forum Pemred juga mengimbau para elite di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk menguatkan niat baik dan menumbuhkan kembali kepercayaan publik dengan menjaga keselarasan antara ucapan dan tindakan.

Sementara itu, kepada institusi pers, Forum pemred menyerukan agar media massa senantiasa berpegang teguh kepada kode etik jurnalistik. Pers juga diminta untuk bersikap nonpartisan dan berpihak kepada kebenaran demi kepentingan bangsa dan negara.

“Memastikan agar pers menjalankan fungsi sebagai verifikator berbagai informasi yang beredar di masyarakat termasuk melalui media sosial, disiplin mencari konfirmasi dari seluruh pihak terkait, demi menyajikan fakta dan kejelasan untuk menjernihkan situasi,” imbuh seruan tersebut.

Dalam seruan yang ditandatangani Ketua Retno Pinasti dan Sekretaris Irfan Junaedi itu, Forum Pemred turut menyampaikan rasa belasungkawa atas berjatuhannya korban hingga meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di berbagai kota selama beberapa hari terakhir.

Forum Pemred Indonesia menegaskan bahwa menyatakan pendapat dan berdemonstrasi sejatinya merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Hak tersebut harus dijamin dan dilindungi oleh negara.

Oleh sebab itu, Forum Pemred menuntut adanya penegakan hukum yang berkeadilan dan tanpa tebang pilih demi menjaga ketertiban kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terakhir, Forum Pemred meminta pemerintah untuk tetap menjaga dan menjamin keamanan agar aktivitas masyarakat dan iklim usaha menjadi kondusif. “Sehingga perekonomian nasional dapat segera pulih menuju kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” demikian seruan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.