Pertamina Patra Niaga Pastikan 6 SPBU di Wamena Beroperasi Taat Aturan
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 14:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAYAWIJAYA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku memastikan enam stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, beroperasi sesuai peraturan yang berlaku.
Penjabat sementara (Pjs) Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Bramantyo Rahmadi dalam keterangan di Wamena, Jumat (23/1), mengatakan terdapat enam SPBU di Wamena yang menjadi tanggung jawab Pertamina.
“Kami memastikan ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM di enam SPBU di Wamena, sekaligus keenamnya beroperasi sesuai standar yang berlaku baik dari segi kualitas, takaran, maupun harga jual,” katanya.
Menurut dia, dari enam SPBU tersebut tiga di antaranya adalah SPBU Kompak dan lainnya merupakan SPBU BBM satu harga. Ini adalah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga menjalankan amanah pemerataan energi yang ditugaskan oleh pemerintah.
“Kehadiran SPBU di Kabupaten Jayawijaya membuka akses energi untuk membantu kegiatan masyarakat sekaligus mendorong perekonomian daerah. Kami akan terus menjaga standar layanan dan harga jual BBM di SPBU-SPBU yang berada di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengakui tantangan terbesar adalah menjaga ketersediaan stok mengingat proses distribusi di wilayah pegunungan memiliki tantangannya sendiri.
Di beberapa SPBU di Kabupaten Jayawijaya menggunakan pola distribusi multimoda udara.
“Kami terus memantau ketersediaan stok BBM di setiap SPBU, dan dari situ melakukan perencanaan untuk proses distribusinya, agar tepat waktu sehingga masyarakat bisa membeli BBM dengan harga yang terjangkau, sama dengan wilayah lain di seluruh Indonesia,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menambahkan adapun harga jual BBM di wilayah Papua Pegunungan per 1 Januari 2026 untuk Pertamax Rp12.650 per liter dan Dexlite Rp13.800 per liter.
Sedangkan untuk BBM subsidi harganya sama di seluruh wilayah Indonesia yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Solar Rp 6.800 per liter.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!