Pertamina Patra Niaga Kalimantan Pastikan Distribusi BBM Makin Kondusif
📅 Senin, 23 Mar 2026, 12:21 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi distribusi dan layanan BBM di Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, makin kondusif seiring berbagai upaya penguatan distribusi yang terus dilakukan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/3), mengatakan telah mengoptimalkan berbagai strategi secara intensif, antara lain memastikan Integrated Terminal Pontianak beroperasi 24 jam, melakukan penambahan suplai hingga 140 persen dari kondisi normal, menambah armada mobil tangki, dan meningkatkan frekuensi pengiriman ke SPBU prioritas.
Selain itu, distribusi juga diperkuat melalui pengawalan mobil tangki oleh aparat kepolisian (patwal) guna memastikan percepatan penyaluran dari titik suplai ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Edi menegaskan penguatan distribusi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga dan pelayanan berjalan optimal.
"Kami menegaskan suplai BBM di Kalimantan Barat terus kami tambah dan distribusikan secara maksimal. Dengan berbagai upaya percepatan yang dilakukan, kondisi saat ini mulai berangsur kondusif. Namun demikian, apabila dalam waktu singkat kembali habis dan antrean terjadi, maka hal tersebut menjadi indikasi adanya pola konsumsi yang tidak wajar dan perlu kita tangani bersama," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertamina Patra Niaga juga melakukan penguatan di sisi distribusi, antara lain mengaktifkan nozzle tambahan di SPBU, yang sebelumnya belum beroperasi serta optimalisasi pembelian melalui percepatan aktivasi QR code untuk memastikan distribusi lebih tepat sasaran.
Selain itu, tambahnya, Pertamina juga melakukan evaluasi opsi penyaluran lain pada kondisi tertentu untuk membantu memecah antrean di lapangan.
Menanggapi informasi adanya stasiun pengisian bahan bakar umum yang tidak beroperasi dalam beberapa waktu, Edi menegaskan setiap SPBU yang tidak melayani masyarakat menjadi perhatian serius dan langsung dilakukan evaluasi operasional, termasuk memastikan ketersediaan stok dan kesiapan layanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pertamina juga telah mendorong SPBU untuk tetap beroperasi optimal serta melakukan pengawasan lebih ketat agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," ujar dia.
Secara umum, menurut Edi, penyaluran BBM terus berjalan dengan realisasi yang tinggi dan ketersediaan stok dalam kondisi aman.
Namun demikian, masih terjadi konsentrasi antrean di SPBU tertentu akibat dinamika konsumsi yang tidak sepenuhnya normal sehingga menyebabkan BBM dalam jumlah besar habis dalam waktu singkat.
Oleh karena itu, lanjutnya, Pertamina bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terus memperkuat koordinasi, termasuk dalam sosialisasi kepada masyarakat, serta penindakan terhadap praktik penimbunan dan aktivitas spekulan yang berpotensi mengganggu distribusi.
"Setiap indikasi penyimpangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan BBM dapat diakses secara adil oleh masyarakat," kata Edi.
Seiring dengan momentum akhir pekan dan libur panjang Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan BBM di SPBU tetap terjaga agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah, dengan tenang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!