Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Patra Niaga dan Pemkot Batu Tanam 1.000 Pohon untuk Lestarikan Mata Air

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Pertamina Patra Niaga dan Pemkot Batu Tanam 1.000 Pohon untuk Lestarikan Mata Air Doc: antara foto
Ket. Penanaman 1.000 pohon di Kota Batu, Jatim.

KOTA BATU - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melakukan penanaman 1.000 pohon sebagai langkah melestarikan mata air di wilayah kota setempat, Minggu (9/11).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Kota Batu, Jawa Timur mengatakan, penanaman 1.000 pohon ini diawali dari wilayah Desa Punten, Kecamatan Bumiaji karena memiliki banyak titik mata air.

"Penanaman pohon ini menjadi komitmen kami bersama Pemkot Batu dalam melestarikan mata air, untuk lokasinya di sini titik airnya banyak. Alhamdulillah per kemarin sudah seribu pohon dan itu akan kami sebar di 24 desa," kata Ahad.

Beberapa jenis pohon yang ditanam, yakni mahoni, trembesi, nangka, dan jeruk. Kegiatan penanaman ini tidak bisa dilepaskan dari kontribusi konsumen Pertamina untuk jenis bahan bakar minyak (BBM) Pertamax Green.

Dia menyebut bahwa setiap 10 liter BBM Pertamax Green yang dibeli, konsumen turut menyumbangkan satu pohon.

"Dukungan masyarakat terhadap produk BBM yang lebih ramah lingkungan akan langsung berhubungan dengan langkah pelestarian lingkungan," ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman mengatakan terjaganya keberadaan dan kondisi mata air di Kota Batu menjadi sebuah hal penting, karena memperbanyak area tangkapan air untuk dinikmati oleh masyarakat Malang Raya.

Nurochman menyebut bahwa mata air di Kota Batu turut dinikmati oleh masyarakat di dua daerah Malang Raya lainnya, yakni Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Malang dan Wali Kota Malang bagaimana bisa saling berkontribusi," ujarnya.

Selain itu, dia menyatakan penanaman 1.000 menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan dalam penanganan banjir.

Diharapkan kolaborasi ini menciptakan sebuah kondisi lingkungan lestari dan aman yang berkelanjutan bagi setiap generasi.

"Semoga upaya dari kami bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

28 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.