Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Persatuan di Hari Medsos Nasional, Kemenkominfo Ajak Elit Jauhi Hoaks Politik

📅 Minggu, 11 Jun 2023, 07:00 WIB | Oleh:
Perkuat Persatuan di Hari Medsos Nasional, Kemenkominfo Ajak Elit Jauhi Hoaks Politik Doc: ANTARA/Ahmad Faishal
Ket. Ilustrasi pengguna media sosial saat menjelajahi konten-konten bermuatan politik.

Jakarta - Perkuat persatuan. Perayaan Hari Media Sosial Nasional setiap tanggal 10 Juni, merupakan momentum untuk mencermati kembali penggunaan media sosial dengan bijak dengan menampilkan informasi akurat, tepat, utamanya dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Usman Kansong, kepada ANTARA, Sabtu petang.

Usman menjelaskan, penggunaan media sosial sebaiknya dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi baik tentang politik, partai politik, kandidat, calon anggota legislatif, dan calon presiden, dan bukan untuk menebarkan disinformasi politik atau hoaks politik.

"Imbauan ini terutama kami tujukan juga kepada aktor-aktor atau elit-elit politik yang nanti akan bertanding di Pemilu 2024. Karena kami khawatir juga, banyak penelitian atau sejumlah pengamat menyebutkan bahwa yang menebarkan hoaks politik biasanya memang aktor-aktor politik yang bertanding di dalam satu perhelatan politik," kata Usman Kansong.

Ia lalu menjelaskan, berdasarkan prediksi pihaknya mencermati terdapat kekhawatiran disinformasi politik akan meningkat, bercermin pada perhelatan Pemilu 2019 silam.

"Apalagi Indonesia relatif sukses melakukan transformasi digital. Penetrasi internet di sini sudah mencapai 77 persen sampai 80 persen, sementara kepemilikan ponsel pintar sudah 80 persen. Jadi, kalau orang berniat buruk menyebarkan hoaks dan disinformasi politik, itu sudah ada di genggaman, ada sarananya," terangnya.

Lebih lanjut, Usman mengajak para aktor atau elit-elit politik untuk memberikan teladan kepada konstituen atau pemilihnya serta masyarakat secara umum, dengan mengedukasi untuk tidak menyebarkan hoaks atau disinformasi politik.

"Karena kalau elit atau aktor politik memberikan teladan kan, konstituen-nya juga akan ikut," ujar dia.

Ia menjelaskan bahwa disinformasi politik mengurangi atau menurunkan kualitas demokrasi di mana pun, termasuk di Indonesia. Kualitas demokrasi sebuah negara dapat terganggu karena masyarakatnya tidak diberikan informasi yang tepat, akurat, dan rasional tentang kandidat atau partai politik yang akan dipilihnya.

"Mari kita jadikan Hari Media Sosial Nasional tahun ini bersamaan dengan tahun politik di Indonesia menghadapi Pemilu 2024, sebagai momentum untuk menggunakan media sosial bagi kebaikan, menampilkan informasi yang akurat dan tepat," ajak UsmanKansongseraya mengakhiri penjelasannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.