Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Korps Marinir Indonesia dan AS Gelar Simposium Pasifik di Bali

📅 Senin, 10 Jul 2023, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Korps Marinir Indonesia dan AS Gelar Simposium Pasifik di Bali Doc: ANTARA/HO-Kedubes AS di Jakarta
Ket. Komandan Pasukan Korps Marinir AS untuk Pasifik Letnan Jenderal Jurney.

Jakarta - Perkuat kolaborasi. Korps Marinir Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menggelarPacific Amphibious Leaders Symposium (PALS) ke-9 di Bali pada 9-14 Juli 2023.

Simposium tersebut akan mempertemukan para anggota korps marinir senior dan infanteri angkatan laut, serta pemimpin militer dari seluruh Indo-Pasifik, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Eropa, menurut keterangan Kedutaan Besar AS di Jakarta pada Senin.

Simposium itu adalah PALS pertama yang diselenggarakan bersama Korps Marinir Indonesia dan diharapkan menjadi salah satu PALS terbesar sejak simposium perdana pada 2015.

Menurut Kedubes AS, delegasi dari 25 negara akan berpartisipasi dalam simposium ini.

Melalui dialog dan interaksi tatap muka, PALS berupaya memperkuat hubungan dan kerja sama di antara para pemimpin dan pasukan amfibi untuk mempertahankan kawasan Indo-Pasifik yang aman dan stabil, katanya.

Tema PALS tahun ini adalah "Kontribusi Amfibi Multilateral untuk Keamanan Maritim di Indo-Pasifik."

Acara tersebut akan diisi dengan pidato, diskusi panel, perjanjian bilateral dan trilateral, dan demonstrasi kemampuan.

Sepanjang simposium, para peserta memiliki kesempatan untuk berbagi ide, praktik terbaik, dan pengalaman terkini di bidang yang menjadi perhatian bersama.

Topik-topik simposium meliputi kemampuan amfibi dan interoperabilitas, modernisasi pasukan, bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana.

"PALS menjadi forum yang sangat berharga untuk bertemu tatap muka dengan sesama pemimpin untuk berbagi pelajaran dan ide-ide baru," kata Komandan Pasukan Korps Marinir AS untuk Pasifik Letnan Jenderal Jurney.

Acara itu juga menjadi kesempatan luar biasa untuk belajar dan memanfaatkan pengetahuan yang mendalam dan pengalaman beragam yang nantinya akan meningkatkan kemampuan, integrasi, dan kesiapan, katanya.

PALS adalah kegiatan tahunan utama pasukan amfibi kawasan yang dibentuk pada 2015 untuk mempertemukan negara-negara sekutu dan mitra yang memiliki pandangan serupa dan jumlahnya terus bertambah, dengan komitmen menjamin perdamaian dan kesejahteraan kawasan Indo-Pasifik.

Setiap delegasi negara memiliki kepentingan tersendiri terhadap keamanan dan stabilitas di Indo-Pasifik, kata Kedubes AS.

Banyak delegasi yang penduduknya terdampak bencana alam, seperti angin puyuh, tsunami, gempa bumi, dan letusan gunung berapi karena berada di dekat "Cincin Api" dan Samudera Hindia atau Pasifik.

"Upaya yang kita lakukan di PALSadalah berkontribusi pada perdamaian dan keamanan kawasan, dan akan menyelamatkan banyak nyawa saat terjadinya krisis," ucap Jurney.

"Kita berkumpul di PALS karena kita sadar dengan bekerja bersama, kita dapat meningkatkan kemampuan tanggap kita, meningkatkan integrasi kita, dan memperkuat kerja sama kita di kawasan yang dinamis ini," lanjutnya.

PALS 2023 menunjukkan komitmen AS terhadap sekutu dan mitra kawasan dan dibangun berkat keberhasilan upaya-upaya serupa yang telah dilakukan sebelummya, kata Kedubes AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

11 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.