Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Percepat Atasi Stunting, Pemkab Bulukumba Buka Lelang Program

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Atasi Stunting, Pemkab Bulukumba Buka Lelang Program Doc: Antara
Ket. Suasana lelang penanganan Stunting di Bulukumba s yang mendapat sambutan positif dari para pihak yang hadir pada gala dinner penanganan Stunting di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Bulukumba - Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) menginisiasi lelang pencegahan stunting yang hasilnya mencapai Rp474,8 juta dalam 30 menit.

"Alhamdulillah hanya dalam tempo sekitar 30 menit, dana sebesar Rp474 juta terkumpul untuk intervensi pemberian nutrisi bagi 295 anak balita berisiko stunting di Bulukumba selama 90 hari," jelas Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPPKBPPA Bulukumba, dr Rizal Ridwan Dappi di sela-sela Gala Dinner Pencegahan Stunting, Jumat (20/6).

Lelang ini, ikut disaksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulsel, Andi Mirna.

Rizal membuka proses lelang dan menyatakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba siap mengasuh 20 anak balita.

Usai RSUD, disusul Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Yasira Bulukumba dengan mengasuh 15 anak balita. Selanjutnya Klinik Nurul 10 anak balita, serta beberapa klinik kesehatan dan apotek dengan intervensi asuhan yang bervariasi.

Selanjutnya, ketua KSP Berkat Andi Makkasau menegaskan akan mengakomodir 40 anak balita, disusul beberapa perbankan, seperti BRI, BNI, dan Bank BTN. BRI bersedia mengasuh 50 anak balita, dengan catatan menerima proposal.

Puncaknya Bank Sulselbar siap mengakomodir 91 anak balita sekaligus menutup proses lelang dan membuat tamu undangan terpukau.

Angka 91 anak balita, tergolong cukup fantastis. Jika dikalkulasi per satu anak yang nilainya Rp16.000 selama 90 hari, hasilnya Rp1.440.000 per anak, sehingga untuk 91 orang anak dibutuhkan anggaran sebesar Rp131.040.000.

Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah secara pribadi siap mengasuh 2 anak balita, Dandim 1411/BLK Letkol Inf Sarman 2 anak balita, serta Waka Polres Bulukumba Kompol Syafaruddin 2 anak balita. Anggota DPRD Bulukumba H Ilham Bahtiar secara pribadi juga ikut mengasuh 1 anak balita.

Meski lelang intervensi 295 anak balita tuntas, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba Hj Andi Herfida Muchtar ikut menyumbang secara pribadi Rp50 juta, masing-masing Rp25 juta.

Andi Mirna mengapresiasi upaya konkret Pemkab Bulukumba yang sukses menurunkan angka stunting sebesar 8, 5 persen di tahun 2024 lalu. Sebagaimana sunting Bulukumba sebesar 33,7 persen di tahun 2023, kemudian turun menjadi 25,3 persen di akhir 2024.

"Ini capaian yang luar biasa. Ini bentuk nyata dukungan Pemerintah Daerah Bulukumba dalam menurunkan angka stunting. Penurunan signifikan Bulukumba ikut berkontribusi dalam penurunan angka stunting di Sulsel sekitar 4 persen," ujar Andi Mirna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.