Pentingnya ‘Green Skills’ untuk Hadapi Ancaman Perubahan Iklim
📅 Jumat, 08 Sep 2023, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Saharuddin
Gracia Paramitha, PhD, School of Government and Public Policy Indonesia
Perubahan iklim adalah ancaman lingkungan yang semakin nyata. Terutama bagi kaum muda global, yang jumlahnya mewakili seperempat total penduduk dunia, dan 86% di antaranya berasal dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Perubahan iklim akan berdampak serius terhadap lapangan kerja, terutama angka pengangguran dan krisis biaya hidup, yang menempati urutan teratas dalam peringkat risiko global menurut temuan riset Global Risk Report tahun 2023 dari World Economic Forum, organisasi non-pemerintah dan lobi internasional yang berbasis di Cologny, Kanton Jenewa, Swiss.
Salah satu solusi alternatif untuk mengurangi risiko krisis biaya hidup dan pengangguran tenaga kerja adalah melalui peningkatan 'keterampilan hijau' (green skills).
Apa itu green skills?
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut United Nations Industrial Development Organization, badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas mempromosikan dan mempercepat pembangunan industri, green skills adalah sebuah pengetahuan, kemampuan, nilai, dan sikap yang diperlukan untuk hidup, berkembang, dan mendukung masyarakat yang bersumber daya cukup dan berkelanjutan.
Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), organisasi kerja sama dan pembangunan ekonomi internasional, mengklasifikasikan green skills, menjadi:
1. Cognitive competencies: kesadaran lingkungan dan kemauan untuk belajar tentang pembangunan berkelanjutan, keterampilan sistem dan analisis risiko, serta inovasi untuk menjawab tantangan hijau
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Interpersonal skills: koordinasi, keterampilan komunikasi dan negosiasi, lalu keterampilan pemasaran untuk mempromosikan produk dan jasa yang lebih hijau
3. Intrapersonal competencies: kemampuan adaptif dalam menggunakan dan mempelajari alat teknologi baru, serta keterampilan wirausaha dalam menciptakan teknologi rendah karbon).
Mengapa green skills penting untuk mengurangi risiko perubahan iklim?
Green skills menurunkan biaya hidup
Green skills dapat menekan laju krisis finansial dan sumber daya alam. Biaya hidup tinggi terjadi akibat semakin langkanya sumber alam atau kekayaan lainnya dalam memenuhi kebutuhan manusia yang semakin besar populasinya.
Penelitian Lucas Bretschger profesor dari Centre of Economic Research, ETH Zurich, Swiss, tahun 2013, menyebutkan bahwa manusia seringkali bergantung pada sumber daya tidak terbarukan sementara pertumbuhan populasi terus naik. Hal ini mempercepat laju penggunaan sumber daya tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!