Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjelasan Istana Soal Isu Reshuffle: Transisi Wamenkeu Thomas Djiwandono ke Bank Indonesia

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Penjelasan Istana Soal Isu Reshuffle: Transisi Wamenkeu Thomas Djiwandono ke Bank Indonesia Doc: ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Ket. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan terkait pelantikan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2029 di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

JAKARTA - Isu reshuffle kabinet kembali mencuat bersamaan dengan agenda pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan. Namun pihak Istana memastikan tidak ada perombakan kabinet yang dilakukan pada hari ini.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh pejabat Istana, Prasetyo, yang menegaskan bahwa tidak ada perubahan posisi menteri maupun wakil menteri dalam jajaran Kabinet Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut kabar reshuffle hanya berkaitan dengan peralihan jabatan Wakil Menteri Keuangan ke posisi lain.

"Enggak ada. Kalau maknanya reshuffle adalah karena ada proses beralihnya jabatan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, yang kemarin telah melalui proses fit and proper test di DPR, itu benar. Artinya ada, ada jabatan Wamenkeu yang ditinggalkan oleh beliau karena penugasan ke tempat yang lain," ujar Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Terkait posisi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan, Prasetyo memastikan jabatan tersebut belum akan diisi dalam waktu dekat. Ia menegaskan keputusan pengisian masih menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden.

"Belum (akan diisi)," kata Prasetyo menegaskan.

Prasetyo juga menjelaskan bahwa proses pengangkatan Deputi Gubernur Bank Indonesia masih belum sepenuhnya rampung. Ia menekankan bahwa tahapan administrasi dan legal masih berjalan sehingga belum bisa dikatakan final.

"Kan belum selesai proses, proses Deputi apa... Gubernur BI-nya kan belum selesai," kata Prasetyo.

Sebagaimana diketahui, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono telah terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Meski demikian, Thomas yang akrab disapa Tommy tersebut belum diambil sumpah jabatannya oleh Mahkamah Agung.

Menurut Prasetyo, keputusan terkait pengganti Thomas Djiwandono di posisi Wakil Menteri Keuangan akan dibahas lebih lanjut oleh Presiden Prabowo Subianto. Proses tersebut juga akan melibatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai pihak yang berwenang dalam struktur Kementerian Keuangan.

Ia menegaskan kembali bahwa hingga saat ini tidak ada rencana reshuffle di pos kementerian lainnya. Pemerintah masih fokus menyelesaikan proses administrasi penugasan pejabat yang sudah ditetapkan.

"Belum ada. Belum ada (reshuffle di pos kementerian lain)," ujar Prasetyo.

Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi publik yang sempat berkembang terkait potensi perombakan kabinet dalam waktu dekat. Istana menegaskan setiap perubahan struktur pemerintahan akan disampaikan secara resmi sesuai mekanisme yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

37 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.