Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjabat Wali Kota Kediri Ikut Kampanyekan Peduli Air agar Tetap Lestari

📅 Senin, 06 Mei 2024, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Wali Kota Kediri Ikut Kampanyekan Peduli Air agar Tetap Lestari Doc: ANTARA/HO-Pemkot Kediri
Ket. Pj Wali Kota Kediiri Zanariah dalam acara Kediri's Fun Run for 10th World Water Forum di Kediri, Jawa Timur, Minggu (5/5/2024). Acara ini bagian dari kampanyekan peduli air sekaligus persiapan World Water Forum di Bali pada 18-25 Mei 2024.

Kediri - Penjabat Wali Kota Kediri Jawa Timur Zanariah ikut mengampanyekan ke masyarakat secara lansgung untuk peduli dengan air dan sumber mata air sehingga tetap lestari.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Kediri semakin peduli terhadap air. Baik dengan penggunaan secara bijak, tidak mubazir, tidak membuang sampah di aliran sungai serta menjaga ekosistem air tetap bersih," katanya di Kediri, Minggu.

Zanariah dalam acaraKediri's Fun Run for 10th World Water Forumdi Kediri tersebut menambahkan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan demi kelestarian air. Mereka juga harus bisa menjaga air demi masa depan.

"Terutama bagi para anak muda yang bermain di bantaran Sungai Brantas saya minta untuk tetap menjaga kebersihan sungai," katanya.

Dia menambahkan, Kota Kediri akan mengikutiWorld Water Forumdi Bali pada 18-25 Mei 2024. Kegiatan tersebut akan membahas sejumlah pesan utama dalam mengatasi krisis air global.

Diketahui bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar manusia yang tidak bisa tergantikan oleh apapun.

Diajuga menjelaskan, di Kota Kediri terdapat puluhan sumber mata air yang masih lestari hingga hari ini, sehinggaprivillegeini perlu dijaga bersama agar tetap dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang. Terlebih saat ini perubahan iklim yang semakin terasa dan berkurangnya ketersediaan air yang dapat diakses baik secara kuantitas maupun kualitasnya.

Selain itu, tujuan pameran dalam World Water Forum tersebut sekaligus untuk memperlihatkan bagaimana warisan dan inovasi Airlangga dalam tata air masih relevan dalam mengatasi tantangan pengelolaan sumber daya air masa kini dan masa depan.

Dalam sejarah Nusantara, Raja Airlangga, yang memerintah Kerajaan Kahuripan dengan ibu kota di Kota Kediri saat ini, merupakan tokoh penting dalam pengelolaan air. Keberhasilannya mengelola banjir Sungai Brantas melalui pembangunan bendungan menunjukkan keahlian serta inovasi yang inspiratif.

Keterlibatan Kota Kediri di World Water Forum ke-10, katanya, adalah langkah strategis untuk memperkuat komitmen Kota Kediri terhadap pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Airlangga, lahir di Bali tahun 990 sebagai anak Raja Udayana, memberikan ikatan sejarah yang mendalam antara Kota Kediri dan Pulau Bali.

Karena itu untuk mengawalinya, digelar kegiatanKediri's Fun Run for 10th World Water Forum.Pj Wali Kota Kediri Zanariah memberangkatkan dan mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mengambil start di Kediri Memorial Park dan finisdi Taman Sekartaji, Kota Kediri.

Pada kegiatan itu, terdapat puluhan peserta mengikuti acara dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia tersebut.

"Hari ini menjadi momen penting bagi kami semua. Karena tidak hanya lari bersama tapi juga membawa semangat dan pesan penting. Dari Kota Kediri untuk Indonesia dan dunia," kata Pj Wali Kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.