Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengaruhi Pemilu Dunia, Meta Hapus Ribuan Akun Facebook Palsu Berbasis di Tiongkok

📅 Jumat, 01 Des 2023, 13:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengaruhi Pemilu Dunia, Meta Hapus Ribuan Akun Facebook Palsu Berbasis di Tiongkok Doc: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Ket. Logo Facebook pada layar ponsel di depan logo perusahaan induknya, Meta dalam ilustrasi yang diambil pada 28 Oktober 2021.

SAN FRANCISCO - Meta pada Kamis (30/11) memperingatkan, kampanye online yang menipu dan berbasis di Tiongkok menargetkan pemilu 2024 di Amerika Serikat dan negara lain.

Raksasa teknologi di belakang Facebook dan Instagram ini mengatakan telah menghapus lima jaringan pengaruh terkoordinasi di Tiongkok tahun ini.

"Aktor-aktor asing berusaha menjangkau orang-orang melalui Internet menjelang pemilu tahun depan, dan kita harus tetap waspada," kata pemimpin intelijen ancaman global Meta, Ben Nimmo, saat memberikan pengarahan tentang laporan keamanan terbarunya.

Meta mengatakan telah menghapus 4.789 akun palsu Facebook yang merupakan bagian dari satu postingan kampanye tentang politik nasional dan hubungan dengan Tiongkok.

Akun-akun di jaringan tersebut memuji Tiongkok;mengecam para pengkritiknya, dan menyalin postingan online nyata dari para politisi AS yang berpotensi memicu perpecahan partisan, menurut laporan tersebut.

"Seiring dengan meningkatnya kampanye pemilu, kita dapat memperkirakan bahwa operasi pengaruh asing akan mencoba memanfaatkan partai dan perdebatan yang autentik dibandingkan membuat konten orisinal sendiri," kata Nimmo.

"Kami mengantisipasi jika hubungan dengan Tiongkok menjadi topik pemilu di suatu negara tertentu, kita mungkin melihat operasi pengaruh yang berbasis di Tiongkok berputar untuk menargetkan perdebatan tersebut."

Meta melacak sumber jaringan tersebut ke Tiongkok tetapi tidak menghubungkannya dengan pemerintah.

Sumber paling produktif dari jaringan semacam itu adalah Rusia, dengan operasi yang berbasis di negara tersebut berfokus terutama pada upaya melemahkan dukungan terhadap perang melawan Ukraina, menurut Meta.

Situs web yang terkait dengan kampanye berbasis di Rusia baru-baru ini beralih menggunakan perang antara Hamas dan Israel untuk menodai citra Amerika Serikat, menurut laporan keamanan.

Kebocoran Palsu

Tim keamanan Meta memperkirakan, upaya untuk mempengaruhi pemilu mendatang akan meliputi "kebocoran" palsu atas materi yang diduga diretas.

Perusahaan tersebut telah menyaksikan kampanye pengaruh yang mencoba "membajak" narasi politik yang memanas, menurut tim keamanan.

"Kami berharap masyarakat berhati-hati saat berinteraksi dengan konten politik di internet," kata Nimmo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.