Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengamat: Penerapan VAR pada Liga 1 Tak Perlu tergesa-gesa

📅 Minggu, 18 Feb 2024, 18:12 WIB | Oleh:
Pengamat: Penerapan VAR pada Liga 1 Tak Perlu tergesa-gesa Doc: ANTARA/Fajar Satrio
Ket. Monitor Video Asisstent Referee (VAR) yang digunakan oleh wasit utama dalam pertandingan uji coba pengaplikasian VAR tahap ketiga di Lapangan JSI, Resort, Megamendung, Bogor, Sabtu (17/2).

JAKARTA - Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni mengatakan penerapan teknologi VAR dalam Liga 1 Indonesia perlu dipersiapkan secara baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia agar hasilnya tidak mengecewakan berbagai pihak.

"Saya sarankan penerapan VAR di Liga 1 dilakukan secara cermat dan bijak. Tidak perlu tergesa-gesa hanya karena tekanan publik," katanya ketika dihubungi melalui pesanwhatsappdi Jakarta, Minggu.

Ia menyampaikan hal itu menanggapi penerapan teknologi Asisten Wasit Video (VAR) di Liga 1 Indonesia yang diawali dengan uji coba dalam laga sekolah sepakbola (SSB).

Kusnaeni mengatakan, uji coba VAR merupakan langkah maju bagi dunia sepak bola di Tanah Air karena VAR menjadi salah satu standar kompetisi sepak bola profesional yang baik.

Namun, dalam penerapan di kompetisi Liga 1, pihak terkait perlu memastikan kesiapan semua aspek, baik infrastruktur dan teknologi, maupun sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

"Itu yang paling penting," ujarnya.

Dia mengatakan, idealnya, VAR bisa mulai diterapkan pada musim kompetisi berikutnya sehingga dapat diawali dahulu dengan uji coba di pertandingan-pertandingan bukan kompetisi yang dievaluasi secara serius.

Pada saat bersamaan, kata dia, sumber daya manusia diperkuat dengan memperbanyak pelatihan dan sertifikasi secara intensif.

Aspek sumber daya manusia cukup penting karena setiap pekan setidaknya akan berlangsung sembilan pertandingan secara serentak di Liga 1.

"Artinya dibutuhkan puluhan pengadil VAR yang bersertifikat. Belum lagi kalau terjadi promosi dan degradasi. Pengadil VAR yang tidak bagus kinerjanya harus diganti oleh pengadil VAR cadangan yang diharapkan lebih baik," katanya.

Kusnaeni mengatakan, faktor sumber daya manusia akan akan menjadi isu krusial dalam penerapan VAR sehingga harus dipersiapkan secara matang dan serius.

"Jangan sampai publik malah kecewa karena kehadiran VAR tidak membantu peningkatan kualitas kompetisi. Pastikan bahwa jika VAR diterapkan di Liga 1 itu karena kita memang betul-betul sudah siap," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.