Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Sulsel dan Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Anak Putus Sekolah

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sulsel dan Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Anak Putus Sekolah Doc: Antara Foto
Ket. Wagub Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi memberikan sambutan saat kunjungan ke Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemkab Jeneponto memperkuat sinergisitas dalam upaya penanganan kemiskinan ekstrem dan anak putus sekolah di daerah itu. Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi dalam keterangannya di Makassar, Minggu, menegaskan pentingnya intervensi nyata agar Jeneponto bisa segera keluar dari zona merah kemiskinan ekstrem.

“Saya ingin mendengar kabar baik dari Jeneponto. Tidak ada lagi anak-anak yang stunting, tidak ada yang putus sekolah, dan masyarakatnya bisa hidup mandiri,” sebutnya. Ia menjelaskan, Jeneponto sampai saat ini masih mencatat angka stunting tertinggi di Sulsel, sementara angka kemiskinannya juga masih tinggi.

"Karena itu saya datang bukan hanya bawa bantuan, tetapi ingin melihat langsung apa yang bisa kita lakukan. Bantuan sosial itu penting, tapi yang lebih penting adalah pendampingan agar masyarakat bisa mandiri,” ujar Fatmawati yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sulsel.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya verifikasi data di lapangan. Ia menilai program intervensi pemerintah sudah berjalan, tetapi hasilnya belum optimal.

Fatmawati berharap warga Jeneponto dapat merasakan hasil nyata dari program pemerintah. Ia menargetkan tidak ada lagi anak yang stunting maupun putus sekolah, serta memastikan setiap keluarga bisa memperoleh akses pendidikan dan kemandirian ekonomi.

“Saya ingin mendengar dari ibu-ibu nanti, anak saya sudah tidak stunting lagi. Saya ingin tidak ada anak putus sekolah. Kita dampingi sampai mereka terus belajar. Itu target kita bersama,” ujarnya penuh semangat.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas masyarakat akan menjadi fokus utama. Fatmawati mendorong agar setiap bantuan sosial diarahkan pada pengembangan keterampilan warga.

Dengan begitu, program pemerintah tidak berhenti pada pemberian uang semata, tetapi juga menghasilkan kemandirian ekonomi.

“Kita harus tahu skill apa yang bisa dikembangkan di Jeneponto. Jangan hanya bantuan keuangan, tapi harus ada arah yang jelas, agar masyarakat bisa keluar dari jerat kemiskinan,” tambahnya.

Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar mengatakan hari ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi bukti perhatian besar dari pemerintah provinsi.

Ia juga menyebut Jeneponto masih menjadi daerah dengan tantangan serius. Berada di peringkat pertama angka stunting dan kedua angka kemiskinan di Sulsel.

"Ini tantangan bagi kami, dan kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Sulsel untuk menurunkan angka tersebut,” katanya.

Di sela penyerahan bantuan, sejumlah warga turut menyampaikan aspirasi. Endong (56), ibu rumah tangga, berharap ada pendampingan agar keluarganya bisa mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.