Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Kalsel Konservasi Ratusan Anggrek Spesies

📅 Rabu, 21 Jun 2023, 16:22 WIB | Oleh:
Pemprov Kalsel Konservasi Ratusan Anggrek Spesies Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Salah seorang petugas Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam melakukan pemeriksaan rutin terhadap perkembangan Anggrek Spesies jenis Meratus di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (21/6).

KABUPATEN BANJAR - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan konservasi sebanyak 110 jenis anggrek spesies di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Kabupaten Banjar.

"Karena keberadaan anggrek spesies cukup langka, kita lakukan konservasi di Tahura," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Sultan Adam Dishut Kalsel Ainun Jariah di Kabupaten Banjar, Rabu.

Ia mengungkapkan semula hanya ada sekitar 58 spesies anggrek Meratus yang dieksplorasi dari 24 desa sekitar Tahura.

"Sekarang sudah ada seratus lebih anggrek spesies yang kita konservasi di Taman Tahura Sultan Adam," ucapnya.

Ainun menyebutkan Taman Konservasi Anggrek tersebut pertama kali dibangun pada 2021.Tahura Sultan Adam memiliki fungsi sebagai kawasan pelestarian alam yakni hewan dan tumbuhan.

Dia mengatakan pula, Dishut Kalsel melibatkan beberapa mitra yakni perusahaan dalam pembangunan taman anggrek termasuk pengadaan kelengkapan sarana dan prasarana.

Ainun juga menuturkan pemeliharaan taman anggrek melibatkan para petugas dan penjaga di Tahura Sultan Adam.

Ia mengungkapkan keberadaan konservasi anggrek tersebut merupakan salah satu bagian penting dari situs Geopark Meratus yang digencarkan oleh Pemerintah Kalsel.

Geopark Meratus memiliki tujuan untuk mewujudkan pelestarian geologi, keanekaragaman hayati dan keragaman budaya dalam rangka terciptanya kemakmuran, kesejahteraan dan keberlanjutan hidup masyarakat Kalsel, serta berdaya saing internasional.

Ainun menyatakan Tahura menjadi lokasi strategis pelestarian anggrek tersebut karena memiliki peran, fungsi serta sejarah untuk mengenalkan Kalsel ke kancah nasional hingga mancanegara.

"Di Tahura banyak keanekaragaman hayati yang sudah kita pelihara dan budidaya," ujarnya pula.

Ia mengungkapkan Tahura Sultan Adam memiliki luas sebanyak 113 ribu hektare yang mencakup Kabupaten Banjar dan sebagian wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Dia berharap dengan adanya Geopark Meratus, media dapat menginformasikan Tahura Sultan Adam merupakan salah satu "geosite" penghasil anggrek spesies langka di Kalimantan Selatan.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.