Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jateng Berangkatkan 16 Ribu Lebih Peserta Mudik Gratis dari TMII

📅 Senin, 16 Mar 2026, 11:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jateng Berangkatkan 16 Ribu Lebih Peserta Mudik Gratis dari TMII Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberangkatkan sebanyak 16 ribu lebih pemudik yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya dalam program mudik Lebaran gratis 2026 di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (16/3/2026).

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberangkatkan sebanyak 16 ribu lebih pemudik yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya dalam program Mudik Lebaran Gratis 2026 di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (16/3).

"Hari ini kami bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah serta berbagai stakeholder melepas pemudik. Ada sekitar 325 bus yang kita siapkan untuk mengangkut hampir 16.870 warga yang akan mudik ke Jawa Tengah," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai melepas pemudik di TMII.

Dia mengatakan program mudik gratis merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Jawa Tengah yang bekerja di perantauan, salah satunya Jakarta dan sekitarnya.

Selain itu, program ini bertujuan membantu masyarakat perantauan, khususnya pekerja sektor informal, agar dapat pulang kampung merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Menurutnya, jumlah armada pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 270 bus. "Peningkatan ini dilakukan karena minat masyarakat terhadap program mudik gratis terus bertambah," ujar Luthfi.

Selain bus, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan transportasi lain untuk membantu pemudik. "Besok juga sudah kami siapkan tujuh gerbong kereta api gratis untuk masyarakat yang akan pulang kampung," ucapnya.

Program mudik gratis ini menyasar berbagai kalangan pekerja informal yang merantau di Jakarta dan sekitarnya,di antaranya pengemudi ojek online, pedagang bakso, pekerja warteg, pembantu rumah tangga, kuli bangunan hingga mahasiswa.

Menurut Luthfi, pemerintah ingin meringankan beban ekonomi para perantau agar tetap dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.

"Mereka ini adalah pekerja informal yang berjuang di perantauan. Negara harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mereka pulang kampung," katanya.

Pemprov Jawa Tengah bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah turut terlibat dalam program ini. Pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menyambut para pemudik yang kembali ke kampung halaman.

Selain itu, proses pendaftaran mudik gratis dilakukan secara daring melalui aplikasi yang telah disediakan pemerintah daerah.

"Pendaftaran sudah dilakukan secara online melalui aplikasi. Semua sudah diatur melalui sistem yang jelas," ucap Luthfi.

Dia berharap, program mudik gratis ini dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat tradisi mudik sebagai momen silaturahmi keluarga saat Lebaran.

"Selain bersilaturahmi, ada juga perputaran orang, barang dan uang di daerah yang tentu akan menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.