Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Yogyakarta Gencarkan Gerakan Aksi Bergizi untuk Cegah Stunting

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 23:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Yogyakarta Gencarkan Gerakan Aksi Bergizi untuk Cegah Stunting Doc: ANTARA/HO-Pemkot Yogyakarta
Ket. Para murid SMPN 12 Kota Yogyakarta menunjukan menu makan bergizi seimbang saat sarapan bersama Gerakan Aksi Bergizi, Jumat (6/9/2024).

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta menggencarkan Gerakan Aksi Bergizi di seluruh SMP hingga SMA atau sekolah sederajat untuk mencegah stunting di wilayah ini.

"Tujuan dari Gerakan Aksi Bergizi adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik dalam melakukan upaya pencegahan stunting," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta Aan Iswanti di Yogyakarta, Jumat.

Dia menjelaskan Gerakan Aksi Bergizi untuk mencegah stunting sebenarnya telah dilaksanakan secara rutin di sekolah-sekolah sejak 2020 di Kota Yogyakarta.

Akan tetapi, selama sebulan ini mulai 12 Agustus hingga 12 September 2024, kata dia, Kementerian Kesehatan mencanangkan Gerakan Aksi Bergizi secara serentak.

Gerakan tersebut, kata dia, dilaksanakan secara rutin di sekolah melalui empat intervensi kegiatan utama, yaitu senam pagi atau aktivitas fisik bersama, sarapan bersama dengan menu gizi seimbang, konsumsi tablet tambah darah, serta edukasi kesehatan dan gizi.

Aan menjelaskan Gerakan Aksi Bergizi secara serentak juga bertujuan mempersiapkan generasi emas di masa mendatang, utamanya dengan mencegah stunting dimulai dari remaja putri.

"Remaja putri disiapkan karena mulai masuk masa menstruasi di mana potensi menderita anemia lebih besar daripada remaja putra. Disiapkan kesehatannya karena nantinya akan masuk masa pernikahan, hamil dan melahirkan," ujar dia.

Dia menyebut kasus anemia pada remaja putri pada 2023 sekitar 29,5 persen dari total remaja putri di Kota Yogyakarta.

Meskipun kasus anemia itu masih di bawah ambang batas sekitar 30 persen tetapi selisihnya tipis sehingga perlu menggalakkan Gerakan Aksi Bergizi.

"Terutama terkait konsumsi tablet tambah darah harus dikawal dan dipastikan diminum dan membiasakan makan makanan bergizi serta olahraga," kata dia.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono mengapresiasi Gerakan Aksi Bergizi sembari berharap bisa merata di seluruh sekolah di Kota Yogyakarta.

"Supaya anak-anak kita sehat. Dan menuju generasi emas tahun 2045 menjadi anak-anak yang berkualitas dan pemimpin masa depan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.