Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pasaman Barat Waspadai Kekeringan, Inventarisasi Lahan Rawan dan Siapkan Sumber Air Alternatif

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 05:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pasaman Barat Waspadai Kekeringan, Inventarisasi Lahan Rawan dan Siapkan Sumber Air Alternatif Doc: Antara
Ket. Bupati Pasaman Barat Yulianto (kiri) menghadiri rapat koordinasi nasional dengan Kementerian Pertanian di Jakarta, Senin (20/4).

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mulai menginventarisasi wilayah pertanian yang berpotensi mengalami kekeringan jika terjadi musim kemarau pada masa mendatang.

"Melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura juga melakukan identifikasi sumber air alternatif dan juga meningkatkan koordinasi dengan kelompok tani," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Selasa (21/4).

Menurut dia, ancaman kekeringan menghadapi musim kemarau menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi nasional dengan Kementerian Pertanian pada Senin (20/4).

Pemkab Pasaman Barat berkomitmen menjaga ketahanan pangan di tengah dinamika iklim yang kian menantang.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat Afdal menyatakan hingga saat ini lahan persawahan di Pasaman Barat masih tidak terkendala air karena daerah itu memiliki sungai dan tidak dilanda musim kemarau.

"Meskipun demikian kita tetap akan menginventaris daerah yang rawan kekeringan dan mencari alternatif sumber air nantinya," katanya.

Pihaknya saat ini juga sedang melakukan rehabilitasi atau optimalisasi pemanfaatan lahan yang terdampak bencana alam dari Kementerian Pertanian karena jaringan irigasi banyak terganggu.

Hal yang segera dimulai berupa rehabilitasi sawah rusak ringan atau optimalisasi lahan seluas 172 hektare sedang proses kontrak.

Selain itu, bantuan DAM parit, 10 unit dengan proses Survei Investigasi dan Desain (SID) dan bantuan optimalisasi lahan sawah reguler indeks pertanaman di bawah seluas 1.000 hektare dengan proses SID.

"Anggaran yang telah turun itu langsung ke rekening kelompok tani dan dikerjakan secara swakelola," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

27 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.