Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Siap Amankan Paskah dan Lebaran

📅 Rabu, 27 Mar 2024, 01:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Siap Amankan Paskah dan Lebaran Doc: ANTARA/Rio Feisal
Ket. Menko Polhukam Hadi Tjahjanto (kanan) saat memberikan keterangan usai mengadakan rapat koordinasi intelijen di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (25/3).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa Pemerintah siap melakukan pengamanan terhadap kegiatan keagamaan, seperti Paskah dan Lebaran.

Hadi mengemukakan hal itu usai melaksanakan rapat koordinasi intelijen terkait dengan pengamanan hari besar keagamaan, yakni Paskah dan Lebaran 2024. "Kewaspadaan tetap menjadi hal yang utama. Oleh sebab itu, ke depan kami akan melakukan pengamanan terbuka dan preventif dikaitkan dengan kegiatan keagamaan," kata Hadi di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin.

Dijelaskan oleh Hadi bahwa pengamanan tersebut akan diberikan pada perayaan Paskah yang dimulai 28 sampai dengan 31 Maret 2024, yakni dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, dan Minggu Paskah.

"Khusus peringatan Paskah, juga dilaksanakan di gereja-gereja maupun di tempat-tempat terbuka, sehingga perlu dilaksanakan upaya-upaya preventif untuk beri rasa aman kepada masyarakat," jelasnya.

Ia lantas mengatakan bahwa pengamanan pada Idulfitri 1445 Hijriah yang berlangsung setelah Paskah, termasuk pelaksanaan mudik Lebaran. "Sesuai dengan tradisi, mudik tahunan juga akan menimbulkan konsentrasi massa di berbagai tempat yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat adalah di tempat-tempat terminal, bandara, termasuk juga kami akan mengamankan objek vital nasional lainnya," ujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Polri dan TNI untuk proaktif melakukan langkah mitigasi yang sinergis terhadap perayaan Paskah dan Lebaran. "Diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban dapat tetap terjaga," katanya.

Cuaca Ekstrem

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau kepada para pemudik untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2024.

Pasalnya, BMKG memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Tanah Air sepanjang masa mudik Lebaran 2024. Mengingat saat ini Indonesia tengah memasuki masa pancaroba, peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau.

"Kami mengimbau kepada seluruh pemudik, penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama arus mudik," ungkap Dwikorita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

43 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.