Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Bangun Sumur Bor untuk Petani di Natuna

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Bangun Sumur Bor untuk Petani di Natuna Doc: ANTARA
Ket. Sawah padi milik petani di Desa Bunguran Batubi Jaya, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

NATUNA – Pemerintah pusat membangun sumur bor di Desa Batubi Jaya, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, untuk membantu petani mengatasi masalah kekurangan air yang sering menjadi kendala utama meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya padi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Sazali, dikonfirmasi di Natuna, Rabu (16/7), mengatakan pembangunan sumur bor dilakukan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV Batam di tiga lokasi berbeda dengan masing-masing untuk satu kelompok tani di Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi.

“Sumur bor ini dibangun sebagai respons atas aspirasi petani yang telah lama mengeluhkan minimnya ketersediaan air untuk lahan mereka,” ucap dia.

Selain itu, kata dia, di kecamatan yang sama, tepatnya di Desa Gunung Putri, juga akan dibangun tiga unit.

Perencanaan pengadaan kedua kegiatan itu, dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Natuna atas permintaan petani yang kemudian diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Ia mengatakan upaya mewujudkan program ketahanan pangan harus dilakukan dan dikawal secara bersama.

"Insya Allah akan dilanjutkan tiga titik lagi di Desa Gunung Putri," ujar dia.

Ia mengatakan pembangunan sumur bor ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Asta Cita Presiden, khususnya bidang kedaulatan pangan.

“Kita menjalankan perintah bupati dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo," ujar dia.

Pembangunan sarana air bersih di wilayah itu dinilai vital sebab Kecamatan Bunguran Batubi memiliki potensi pertanian besar, namun sering terkendala sumber air yang terbatas.

Dengan adanya sumur bor ini, petani diharapkan dapat menanam lebih teratur dan meningkatkan jumlah panen setiap musim.

Ia mengatakan keberadaan sumur bor di tengah komunitas petani juga menjadi simbol kehadiran negara dalam mendengarkan dan merespons kebutuhan dasar warga, terutama di wilayah perbatasan.

“Pemerintah hadir, mendukung, dan memastikan pembangunan menyentuh langsung masyarakat bawah,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

54 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.