Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembicaraan Utang AS Dilanjutkan, Dolar Naik Tipis

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembicaraan Utang AS Dilanjutkan, Dolar Naik Tipis Doc: Antara/Rosa Panggabean
Ket. Ilustrasi - Petugas bank menyusun uang Dolar AS.

NEW YORK - Dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (22/5) atau Selasa pagi WIB, karena pembicaraan untuk menaikkan plafon utang antara Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy dilanjutkan kembali.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,0047 persen menjadi 103,1972 pada akhir perdagangan.

Biden dan McCarthy dijadwalkan bertemu di Gedung Putih pada saat yang sangat penting ketika Washington bekerja untuk mencapai kompromi anggaran dan menaikkan batas pinjaman negara pada waktunya untuk mencegah gagal bayar federal yang menghancurkan.

Demokrat dan Republik masih berselisih jauh dalam kesepakatan untuk menaikkan plafon utang, dan tidak jelas apakah kesepakatan dapat dicapai sebelum Departemen Keuangan kehabisan uang paling cepat 1 Juni.

Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan pada Senin (22/5) bahwa Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin lagi tahun ini, yang mendorong dolar AS lebih tinggi.

Selain itu, Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari mengatakan itu adalah "close call" (lolos dari kejadian yang tidak menyenangkan) baginya jika bank sentral harus menaikkan suku bunga bulan depan atau berhenti sejenak sambil memantau prospek inflasi.

Sementara Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan terlalu dini untuk mengatakan apakah bank sentral AS akan menaikkan suku pada pertemuan kebijakan 13-14 Juni.

"Dolar AS kemungkinan akan tetap stabil dalam beberapa hari mendatang karena investor menunggu hasil pembicaraan plafon utang," kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0819 dolar AS dari 1,0807 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2442 dolar AS dari 1,2448 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 138,5500 yen Jepang, lebih tinggi dari 138,0760 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8970 franc Swiss dari 0,8998 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3507 dolar Kanada dari 1,3509 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,5523 krona Swedia dari 10,5292 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.