Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelni: 448 Penumpang dari Papua-Sulawesi Turun di Tanjung Priok pada H+3 Lebaran

📅 Sabtu, 05 Apr 2025, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelni: 448 Penumpang dari Papua-Sulawesi Turun di Tanjung Priok pada H+3 Lebaran Doc: ANTARA
Ket. Penumpang KM Gunung Dempo turun di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada tiga hari setelah (H+3) Hari Raya Idul Fitri 2025 atau Jumat (4/4/2025).

JAKARTA - PT Pelni mencatat sebanyak 448 penumpang kapal KM Gunung Dempo, yang berlayar dari wilayah Papua dan Sulawesi, turun di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada tiga hari setelah (H+3) Lebaran atau Jumat (4/4) malam.

"Jumlah penumpang yang turun dari KM Gunung Dempo malam ini ada 448 orang dari wilayah Indonesia bagian timur dan bagian tengah," kata Kepala Cabang Pelni DKI Jakarta Dicky Dermawan saat dikonfirmasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat malam.

KM Gunung Dempo mengangkut para penumpang dari sejumlah pelabuhan yang disinggahi di wilayah Pulau Papua seperti Jayapura, Nabire, Wasior, Manokwari, Sorong, kemudian Bau Bau dan Makassar di Pulau Sulawesi.

Kapal tersebut lego jangkar di Pelabuhan Tanjung Priok sekitar pukul 20.30 WIB atau lebih cepat dari yang dijadwalkan pada pukul 21.00 WIB.

Dicky menjelaskan KM Gunung Dempo merupakan kapal kedua yang melayani penumpang arus balik Lebaran pada Jumat dengan tujuan akhir di Pelabuhan Tanjung Priok, setelah KM Kelud yang menurunkan 2.022 penumpang pada dini hari.

Para penumpang KM Gunung Dempo yang turun di Pelabuhan Tanjung Priok juga termasuk warga pencari kerja yang ingin bekerja di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Baru pertama kali ini saya datang ke Jakarta mengikuti saudara saya. Rencana saya memang mau mencari kerja di sini," kata Jamaludin (27), salah satu penumpang yang ditemui di pelabuhan.

Ia mengatakan pilihannya menggunakan layanan kapal Pelni untuk pelayaran dari Sulawesi Tenggara menuju Jakarta karena mempertimbangkan biaya tiket yang lebih murah dibandingkan dengan pesawat terbang, meskipun waktu perjalanan lebih lama.

Seorang penumpang lainnya, Nurhaliza (21) juga mengemukakan tujuannya ke Jakarta yaitu untuk mengejar peluang bekerja sebagai asisten rumah tangga.

"Ada informasi dari sanak keluarga saya untuk kerja ART di Jakarta jadi saya ke sini," katanya.

Proses penurunan penumpang dan muatan (debarkasi) KM Gunung Dempo berjalan lancar dalam pengawasan petugas otoritas pelabuhan bersama aparat TNI-Polri.

Kapal tersebut dijadwalkan akan bertolak kembali ke wilayah Indonesia bagian tengah hingga bagian timur pada Sabtu (5/4/2025) pukul 07.00 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.