Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Serukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran HAM dalam Penanganan Aksi Massa dengan Korban Jiwa di Indonesia

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 17:59 WIB | Oleh:
PBB Serukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran HAM dalam Penanganan Aksi Massa dengan Korban Jiwa di Indonesia Doc: Koran Jakarta/Selocahyo
Ket. Kantor hak asasi manusia PBB menyerukan penyelidikan yang cepat, menyeluruh dan transparan terhadap “semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional"

NEW YORK CITY - Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin (1/9) menyerukan penyelidikan atas dugaan penggunaan kekuatan yang tidak proporsional setelah enam orang tewas dalam aksi massa di seluruh Indonesia, yang dipicu oleh kemarahan masyarakat atas tunjangan mewah anggota DPR.

“Kami mengikuti serentetan kekerasan di Indonesia dalam konteks protes nasional atas tunjangan parlemen, langkah-langkah penghematan, dan dugaan penggunaan kekuatan yang tidak perlu atau tidak proporsional oleh pasukan keamanan,” kata juru bicara kantor hak asasi manusia PBB,  Ravina Shamdasani. "Kami menekankan pentingnya dialog untuk mengatasi kekhawatiran publik," katanya dalam sebuah pernyataan.Dilansir oleh Channel News Asia, Kantor hak asasi manusia PBB menyerukan penyelidikan yang cepat, menyeluruh dan transparan terhadap “semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional, termasuk sehubungan dengan penggunaan kekuatan,” katanya.Dia mengatakan semua pasukan keamanan, termasuk militer ketika dikerahkan dalam kapasitas penegakan hukum, harus mematuhi prinsip-prinsip dasar tentang penggunaan kekuatan dan senjata api oleh polisi.“Pihak berwenang harus menjunjung tinggi hak-hak untuk berkumpul secara damai dan kebebasan berekspresi sambil menjaga ketertiban, sejalan dengan norma dan standar internasional, sehubungan dengan kepolisian majelis publik,” kata Shamdasani.Dia juga menekankan pentingnya media diizinkan untuk melaporkan peristiwa secara bebas dan independen.Demonstrasi dimulai dengan damai, tetapi berubah menjadi kekerasan terhadap unit polisi paramiliter elit negara itu setelah rekaman menunjukkan salah satu timnya menabrak pengemudi pengiriman Kamis malam.Protes telah menyebar dari Jakarta ke kota-kota besar lainnya, dalam kerusuhan terburuk sejak Presiden Prabowo Subianto mengambil alih kekuasaan kurang dari setahun yang lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

33 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.