PBB Desak Gencatan Senjata Konfilk Thailand-Kamboja
📅 Selasa, 16 Des 2025, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Al Jazeera
MARKAS PBB - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan prihatin terhadap eskalasi konflik antara Kamboja dan Thailand serta mendesak kedua negara segera kembali mematuhi gencatan senjata, kata wakil juru bicara PBB Farhan Haq.
"Kami prihatin atas perkembangan situasi dan perseteruan yang kembali terjadi. Kami berharap mereka dapat segera menghentikan permusuhan dan mewujudkan hubungan antara negara bertetangga yang baik," kata Haq dalam sebuah konferensi pers, Senin (15/12).
Saat ditanya mengenai apakah PBB akan berbicara dengan pemimpin Kamboja dan Thailand atau mengirimkan duta khusus untuk kawasan tersebut, jubir PBB berkata masih belum ada rencana semacam itu.
"Kami sudah menjelaskan pandangan kami kepada kedua pemerintah negara tersebut, dan kami akan melanjutkannya," ucap Haq.
Sengketa perbatasan antara Thailand dan Kamboja yang sudah berlangsung lama meningkat menjadi konflik bersenjata pada 24 Juli lalu, di mana kedua negara bertetangga itu saling melancarkan serangan udara dan tembakan artileri. Kedua negara juga melaporkan jatuhnya korban jiwa, termasuk dari kalangan warga sipil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 4 Agustus, Kamboja dan Thailand mengumumkan gencatan senjata segera yang diikuti kesepakatan formal terkait implementasinya beberapa hari kemudian.
Namun demikian, ketegangan kembali terjadi di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja sejak awal Desember ini, dengan kedua pihak saling tuduh melanggar gencatan senjata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!