Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasca Pembuangan Limbah Nuklir Jepang, Penjualan Produk Perikanan Korsel Turun Tajam

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 08:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasca Pembuangan Limbah Nuklir Jepang, Penjualan Produk Perikanan Korsel Turun Tajam Doc: Antara/Xinhua
Ket. Aksi protes warga Korea Selatan terhadap pembuangan limbah nuklir PLTN Fukushima ke air.

YEOSU - Beberapa nelayan Korea Selatan (Korsel) mengaku penjualan produk akuatik mengalami penurunan tajam setelah Jepang membuang air limbah yang terkontaminasi nuklir ke laut.

"Nelayan saat ini benar-benar berada di ambang kematian. Mereka berada di ambang kebangkrutan. Ada banyak nelayan yang berada dalam situasi seperti ini," kata nelayan sekaligus direktur eksekutif Federasi Nelayan Nasional Kim Young-chul di Korea Selatan, kepada Xinhua pada Selasa (5/9).

Kim mengatakan konsumsi produk perikanan turun tajam sebelum dan setelah Jepang membuang air limbah radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi yang lumpuh ke Samudera Pasifik sejak 24 Agustus.

"Nelayan sangat menderita bahkan sebelum pembuangan limbah radioaktif. Konsumsi (produk akuatik) menyusut tajam karena masyarakat mengatakan mereka tidak akan mengonsumsi (produk akuatik) sebanyak yang mereka bisa setelah pembuangan air limbah radioaktif," kata Kim.

Menurut survei Gallup Korea terhadap 1.602 orang dewasa selama dua hari hingga 10 Juli, 82,4 persen responden mengatakan konsumsi produk perikanan akan berkurang pascapembuangan air limbah nuklir tersebut.

Pembelian panik (panic buying) terhadap ikan kering muncul di pasar konsumsi karena dapat disimpan selama bertahun-tahun, sementara harga ikan mentah turun setengahnya karena melemahnya permintaan, jelas Kim.

"Pedagang grosir (produk akuatik) mengatakan kepada (nelayan) untuk berhenti menangkap ikan karena mereka tidak bisa menjualnya, dan kalaupun (nelayan) pergi melaut, mereka harus mengurangi hasil tangkapannya," imbuhnya.

Dilanda gempa besar dan tsunami yang terjadi pada Maret 2011, pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima mengalami pelelehan (meltdown) inti dan menghasilkan air yang tercemar zat radioaktif dalam jumlah besar dari pendinginan bahan bakar nuklir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

48 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.