Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Segar Sepaku Hadir, Alternatif Belanja Praktis di Kawasan IKN

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Segar Sepaku Hadir, Alternatif Belanja Praktis di Kawasan IKN Doc: ANTARA/ HO-dokumen Humas Otorita IKN
Ket. Penampakan Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim setelah pembenahan dan penataan menjadi Pasar Segar Sepaku menjadi alternatif berbelanja di kawasan IKN.

PENAJAM PASER UTARA – Pembenahan pasar tradisional sekarang mulai bergerak ke arah yang lebih nyaman dan tertata. Nggak lagi identik dengan becek, semrawut, atau sumpek—pelan-pelan pasar dibikin lebih bersih, rapi, dan enak dikunjungi. Mulai dari perbaikan drainase, penataan lapak pedagang, sampai jalur pengunjung yang lebih jelas, semuanya diatur supaya aktivitas jual-beli jadi lebih lancar.

Selain itu, sentuhan modern juga mulai masuk. Ada yang sudah pakai sistem pembayaran non-tunai, papan informasi harga, bahkan promosi lewat media sosial. Tapi yang tetap dijaga adalah suasana khasnya—tawar-menawar yang akrab dan interaksi hangat antara pedagang dan pembeli.

Intinya, pembenahan pasar tradisional bukan soal mengubah jadi “mall versi sederhana”, tapi bagaimana membuatnya tetap hidup dengan cara yang lebih nyaman dan relevan dengan kebutuhan sekarang.

Pasar Segar Sepaku di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi alternatif berbelanja di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah operasional sejak 30 Maret 2026 dengan jam layanan pukul 06.00 hingga 20.00 Wita.

"Setelah dilakukan pembenahan dan penataan Pasar Segar Sepaku mulai operasional akhir Maret 2026 sebagai alternatif berbelanja di IKN," ujar Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara sekaligus Staff Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw, Jumat (3/4), ketika ditanya menyangkut penataan wilayah ibu kota negara baru Indonesia di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Penataan wilayah dilakukan salah satunya guna penguatan fasilitas ekonomi rakyat dengan melakukan penataan dan pembenahan Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara untuk melayani aktivitas perdagangan masyarakat di kawasan penyangga IKN

Penataan dan pembenahan Pasar Sepaku untuk lebih menghidupkan aktivitas perdagangan masyarakat lokal sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas pasar yang lebih baik menjadi tertata rapi, bersih, layak, aman dan nyaman.

"Peremajaan pasar itu dilakukan agar lingkungan lebih sehat bagi masyarakat sekaligus menjadikan kawasan lebih indah, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial," jelasnya.

Pasar Segar Sepaku kini, memiliki 43 kios kering, 10 kios basah, 36 los kering, dan 35 los basah, serta dilengkapi dengan 11 unit pusat jajanan serba ada/pujasera (food court), dan sedikitnya135 pedagang telah terdaftar dan menempati lapak yang tersedia, dengan proses pengisian yang masih berlangsung secara bertahap.

Kemudian juga dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan dan keamanan, seperti area parkir dengan kapasitas 25 mobil dan 20 sepeda motor, toilet, mushola, layanan kebersihan, serta sistem keamanan kamera pantau (CCTV) yang beroperasi selama 24 jam dan petugas keamanan yang berjaga.

Pasar Segar Sepaku berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi, yang terdiri dari bangunan pertama memiliki luas 980,72 meter persegi dengan dua lantai, bangunan kedua seluas 970 meter persegi juga terdiri dari dua lantai.

Bangunan modern Paser Segar Sepaku,komitmen menghadirkan infrastruktur yang layak, modern dan berkelanjutan bagi pedagang dan masyarakat, kata Troy Pantouw, serta sebagai ruang ekonomi sekaligus ruang sosial.

Suasana pasar yang modern, bersih dan rapi dirasakan langsung oleh para pedagang yang telah berjualan di Pasar Segar Sepaku tersebut.

Kondisi pasar bersih dan modern, serta lebih rapi dari sebelumnya, menurut salah satu pedagang, Ilmi Nafia, wisatawan yang berkunjung ke IKN juga bisa berbelanja untuk mencari oleh-oleh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.