Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Beri Pembekalan Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Beri  Pembekalan Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat Doc: BPMI Setpres
Ket. Presiden RI dan Panglima TNI bersatu dalam pembekalan kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat, wujud nyata dukungan pada pendidikan Indonesia.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara pembekalan kepada 155 kepala sekolah dan 2.296 guru Sekolah Rakyat yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025).

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah melalui Kementerian Sosial, dengan sasaran utama anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis dan bermutu, tetapi juga dirancang untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan akademik dasar, serta membekali siswa dengan keterampilan hidup sehingga mampu memutus rantai kemiskinan antar generasi.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu membangun Indonesia yang maju dan berdaulat. “Kita harus menjadi negara yang berhasil, negara yang sungguh-sungguh merdeka, artinya merdeka dari kemiskinan, merdeka dari kelaparan, merdeka dari penderitaan dan itu bisa kita capai,” ungkap Presiden.

Presiden RI juga memberikan pesan khusus kepada para guru dan kepala sekolah agar melaksanakan tugasnya dengan penuh dedikasi dan kasih sayang. “Seluruh rakyat Indonesia harus menikmati kekayaan dan kesejahteraan bangsa Indonesia dan itu tugas para guru, bina anak didikmu, didik mereka dengan baik, beri harapan kepada mereka, bantu mereka, buat mereka gembira, jangan buat mereka pesimis,” tegas Presiden Prabowo.

Acara pembekalan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, dan para pendidik. Lebih dari itu, kegiatan ini menegaskan tekad bangsa untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membebaskan rakyat dari jerat kemiskinan.

Saat ini, 100 Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai titik di seluruh Indonesia, dan jumlahnya akan terus bertambah hingga mencapai 165 titik pada September 2025. Dengan langkah bersama, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi emas Indonesia yang tangguh, berdaya saing global, dan tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

47 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.