Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pacu Kudo 2026 di Padang Pariaman Jadi Magnet Wisata, UMKM Pariaman Ikut Terdongkrak

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pacu Kudo 2026 di Padang Pariaman Jadi Magnet Wisata, UMKM Pariaman Ikut Terdongkrak Doc: Antara
Ket. Ribuan penonton menyaksikan seekor kuda berpacu pada Padang Pariaman Pacu Kudo 2026 yang dilaksanakan di Gelanggang Pacuan Kuda Duku Banyak Kecamatan VII Koto di kabupaten setempat, Sumbar pada Sabtu (28/3).

Padang - Wakil Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat Mulyadi menilai perhelatan Padang Pariaman Pacu Kudo 2026 memberikan dampak positif tidak hanya bagi daerah penyelenggara tetapi juga terhadap geliat pariwisata dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Pariaman.

"'Event' (kegiatan) seperti pacu kuda menjadi magnet pergerakan wisatawan. Biasanya mereka tidak hanya datang ke lokasi lomba, tetapi juga berkunjung ke objek wisata di Kota Pariaman,” kata Mulyadi di Pariaman, Minggu (29/3).

Ia mengatakan kegiatan budaya dan olahraga tradisional seperti pacu kuda memiliki daya tarik besar yang mampu mendatangkan ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Kehadiran wisatawan tersebut secara tidak langsung turut meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata di Pariaman karena penonton olahraga tersebut akan makan dan istirahat di sejumlah objek wisata di kota tersebut.

Apalagi jarak antara lokasi pelaksanaan pacu kuda yaitu di Gelanggang Pacuan Kuda Duku Banyak, Kecamatan VII Koto tidak jauh dari Pariaman sehingga dapat ditempuh dalam belasan menit.

Menurutnya momentum kegiatan tahunan tersebut dapat berdampak pada sektor ekonomi pelaku UMKM khususnya para pedagang kuliner, cenderamata, hingga pelaku ekonomi kreatif

Mulyadi juga menekankan sinergi antar daerah seperti Kabupaten Padang Pariaman dengan Kota Pariaman menjadi kunci dalam memaksimalkan dampak ekonomi dari kegiatan tersebut.

Dengan jarak yang relatif dekat, kedua daerah dapat saling mendukung dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis kegiatan.

“Ini peluang bersama. Ketika kegiatan besar digelar di Padang Pariaman, Kota Pariaman juga ikut merasakan dampaknya, terutama dari sisi kunjungan wisata dan perputaran ekonomi,” katanya.

Ia mendorong para pelaku UMKM di Pariaman untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu bersaing dan memanfaatkan momentum lonjakan wisatawan selama berbagai kegiatan berlangsung.

Diketahui Mulyadi ikut hadir pada pembukaan pelaksanaan kegiatan wisata olahraga tersebut pada Sabtu (29/3).

Sebelumnya, sebanyak 76 kuda pacuan dari berbagai daerah di Sumatera Barat mengikuti Padang Pariaman Pacu Kuda 2026 yang dilaksanakan di Gelanggang Pacuan Kuda Duku Banyak, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Padang Pariaman pada 28 dan 29 Maret .

"Alhamdulillah kuda yang ikut berpacu pada tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya (65 kuda pacu)" kata Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis saat pelaksanaan Padang Pariaman Pacu Kudo 2026 di VII Koto.

Ia mengatakan meningkatnya peserta pacu kuda tersebut karena persiapan yang dilakukan tahun ini lebih panjang dari tahun sebelumnya agar kegiatan itu berdampak besar pada jumlah penonton dan perekonomian pelaku usaha mikro kecil menengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.