Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Otoritas IKN Nusantara Harus Melibas Praktik KKN

📅 Senin, 16 Jan 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Otoritas IKN Nusantara Harus Melibas Praktik KKN Doc: ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA
Ket. Proses pembangunan jalan lingkar Sepaku segmen 2 di lokasi IKN Nusantara.

JAKARTA - Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menegaskan tidak akan kompromi pada praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) karena tindakan tersebut akan mencoreng reputasi lembaga yang dibangun dari investasi.

Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono, menegaskan tidak ada ruang korupsi di lembaga yang dibentuk guna mempersiapkan pemindahan Ibu Kota negara itu.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, akhir pekan lalu, Bambang mengatakan akan menindak tegas pelaku KKN karena mencoreng reputasi lembaga yang sebagian besar pembangunannya dibiayai dari investasi. "Jika reputasi Otorita IKN tercoreng maka akan berpengaruh terhadap kepercayaan para investor untuk melakukan investasi di IKN," kata Bambang saat melantik 10 Kepala Biro dan Direktur serta 25 penjabat yang mengisi jabatan fungsional.

Dia juga berpesan kepada para pejabat yang dilantik untuk bekerja keras karena banyak target yang harus dipenuhi oleh Otorita IKN pada 2023. Otorita tahun ini, jelasnya, ingin meyakinkan semua pihak bahwa IKN Nusantara akan terbangun sesuai visi dan misi yang diamanatkan peraturan perundang-undangan. "Untuk mencapai target itu, Otorita IKN tidak membutuhkan superman maupun superwoman, tapi superteam," kata Bambang.

Semua pejabat dan pegawai di lingkungan Otorita IKN diharapkan dapat melakukan 4K, yaitu komunikasi, koordinasi, konsolidasi, dan kolaborasi. Sebab, pembangunan IKN bukan hanya membangun suatu kota, melainkan suatu bentuk transformasi cara kerja baru.

Peneliti Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana - Bengkayang, Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut, mengatakan komitmen Kepala Otoritas IKN Nusantara tidak memberi ruang pada tindakan korupsi dan sejenisnya harus diapresiasi dan didukung.

Hal itu penting di tengah maraknya prilaku korupsi di Tanah Air yang melibatkan para petinggi negara dan ini harus menjadi sebuah gerakan bersama sebagai anak bangsa untuk memerangi tindakan korupsi.

IKN adalah megaproyek yang bernilai triliunan dan melibatkan banyak sektor baik pemerintahan maupun swasta. Sebab itu, perlu manajemen yang baik dari pihak terkait dengan menjaga betul-betul kepercayaan dari negara dan investor. "Jangan sampai menyia-nyiakan kepercayaan para investor ini," kata Siprianus.

Indonesia Baru

Sementara itu, pengamat ekonomi dari STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, mengatakan IKN adalah simbol Indonesia baru yakni tak hanya dorongan pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur, namun juga Indonesia baru dalam artian mental.

Jakarta selama ini, menurut Aditya, sudah terlalu ruwet, sehingga sulit sekali dilakukan perubahan. "Kesempatan memulai dari nol di IKN jangan sampai dijegal dari awal. Komitmen Indonesia baru, Indonesia tanpa korupsi harus dimulai benar dari IKN sehingga dunia tahu bahwa ada perubahan mendasar dalam pengelolaan birokrasi di Indonesia, yakni Indonesia tanpa korupsi," tegas Aditya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.