Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Otorita Ingin Bangun Kawasan Kota Hutan Berkelanjutan

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otorita Ingin Bangun Kawasan Kota Hutan Berkelanjutan Doc: Antara
Ket. Menpan RB Rini Widyantini ikut menanam pohon pada kegiatan penanaman pohon bersama di kawasan IKN.

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus melakukan penanaman pohon secara berkala guna mewujudkan kawasan IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai kota hutan berkelanjutan.

“Penanaman pohon memperkuat komitmen IKN kota hutan berkelanjutan,” ujar Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air OIKN Onesimus Patiung di Sepaku, Penajam Paser Utara, beberapa hari lalu.

Penanaman pohon bersama melibatkan partisipasi aktif insan OIKN, elemen masyarakat dan lembaga yang melakukan kunjungan atau kegiatan di IKN. Ia berharap kegiatan itumenjadi percontohan dalam menjaga kelestarian lingkungan di ibu kota baru Indonesia itu.

Ia mengatakan penanaman pohon bagian dari gerakan bersama dalam membangun kebiasaan menjaga lingkungan, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat IKN untuk memahami tata cara penanaman pohon yang baik dan berkelanjutan.

Penanaman pohon di kawasan IKN, lanjutnya, juga menjadi rangkaian kuliah umum yang melibatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). “Penanaman pohon yang dilaksanakan bersama berhasil mencatat sebanyak 850 pohon yang ditanam di kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN,” kata Onesimus.

Program penanaman pohon bersama secara berkala merupakan tugas yang diinstruksikan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, untuk menghijaukan IKN. Pihaknya komitmen menumbuhkan kehidupan dan menjadikan IKN sebagai kota hutan melalui penanaman pohon bersama.

Penanaman pohon tidak hanya simbolis, kata dia, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan ibu kota baru Indonesia.

Selain itu, Otorita juga menggandeng lintas sektor untuk membangun kesadaran masyarakat membiasakan hidup sehat dan bersih dari sampah, guna mendukung program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Terlebih Gerakan Indonesia ASRI merupakan gerakan utama dengan koordinasi lintas kementerian dalam mewujudkan kesadaran melalui aksi bersih-bersih sampah secara nasional, sejalan dengan program penanganan sampah terpadu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Banyak sektor yang kami libatkan dalam aksi membangun kesadaran ini, seperti dalam giat bersama pada Rabu (11/2), tiga hari lalu, kami melibatkan personel Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus),” ujar Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana OIKN Lazuardi Nasution. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

46 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.