Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NTT Siap Percepat Transisi ke Energi Baru Terbarukan (EBT) 

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 09:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
NTT Siap Percepat Transisi ke Energi Baru Terbarukan (EBT)  Doc: ANTARA
Ket. Gubernur NTT Melki Laka Lena (kiri) saat bertemu dengan pihak dari PLN di Kupang.

KUPANG – Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengatakan Pemerintah Provinsi NTT siap menindaklanjuti percepatan transisi ke penggunaan energi nasional berbasis energi baru terbarukan (EBT).

“NTT siap menindaklanjuti percepatan EBT termasuk mendukung target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt (GW),” kata Melki Laka Lena di Kupang, NTT, Selasa (24/3).

Hal ini disampaikan saat bertemu dengan General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, bersama Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana, Prof. Philiphi de Rozari, serta Kepala Dinas ESDM NTT, Viktor Manek.

Ia menegaskan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong peralihan dari energi fosil menuju energi bersih merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian dan efisiensi energi nasional.

Menurut dia, NTT memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan sehingga perlu didorong langkah-langkah konkret agar implementasi kebijakan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, para pihak membahas pemetaan potensi EBT di NTT, baik yang telah berjalan, sedang dikembangkan, maupun yang direncanakan ke depan dengan melibatkan perguruan tinggi seperti Universitas Nusa Cendana.

“Hasil pemetaan ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan daerah serta pengembangan sektor ketenagalistrikan berbasis EBT, sekaligus diintegrasikan dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menilai program kemandirian energi nasional menjadi momentum strategis untuk memperkuat sistem kelistrikan di daerah.

“PLN memandang ini sebagai peluang untuk memperkuat sistem kelistrikan dan memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan di NTT,” ujar dia.

Sebagai tindak lanjut, PLN akan memperkuat kolaborasi dengan Pemprov NTT, perguruan tinggi, serta para pemangku kepentingan melalui pemetaan potensi, pengkajian proyek, dan penyusunan rencana pengembangan yang terukur.

Selain itu, sejumlah lokasi akan disiapkan sebagai proyek percontohan pengembangan energi berbasis EBT yang dapat direplikasi di berbagai wilayah di NTT.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong transisi energi di NTT berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung kemandirian energi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

45 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.