Momen Libur Sekolah Waktunya Sunat! Kapan Usia Paling Ideal dan Bagaimana Cara Terbaik Melakukannya?
📅 Senin, 07 Jul 2025, 11:15 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Freepik
JAKARTA - Libur panjang tak cuma dinantikan anak-anak untuk bermain, tapi juga jadi waktu strategis bagi orang tua untuk menyunatkan anak.
Dengan masa pemulihan yang bisa berlangsung hingga dua minggu, momen liburan memang pas agar anak bisa pulih total tanpa terganggu aktivitas sekolah. Tapi, kapan sih sebenarnya usia terbaik untuk anak disunat?
Apa Itu Sunat dan Mengapa Penting Dilakukan?
Sunat, atau khitan, adalah prosedur medis untuk menghilangkan kulup yang menutupi kepala penis. Selain karena alasan keagamaan, sunat juga memberikan banyak manfaat medis yang tak bisa diabaikan.
Menurut Mayo Clinic, berikut beberapa keuntungannya:
- Lebih mudah menjaga kebersihan penis, sehingga menghindari bau tak sedap dan infeksi.
- Mengurangi risiko infeksi menular seksual, karena kulup bisa jadi tempat tumbuh bakteri.
- Menekan risiko infeksi saluran kemih, yang 10 kali lebih sering terjadi pada anak yang belum disunat.
- Menurunkan potensi kanker penis, meski langka, kebersihan yang lebih terjaga membantu mencegahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapan Usia Terbaik untuk Anak Laki-laki Disunat?
Meski di Indonesia umumnya anak disunat saat usia SD (sekitar 10–12 tahun), riset dan para ahli menyebut waktu yang jauh lebih awal justru lebih baik.
Sebuah studi di Turki tahun 2014 yang melibatkan 603 anak menyimpulkan: anak di bawah usia 1 tahun adalah kelompok yang paling aman dan cepat sembuh setelah sunat. Mereka memiliki risiko komplikasi paling rendah dan masa rawat yang singkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan menurut dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, spesialis bedah saraf, waktu ideal sunat adalah di bawah 40 hari sejak bayi lahir.
Mengapa? Karena regenerasi sel pada bayi jauh lebih cepat dibanding anak-anak atau orang dewasa, sehingga proses penyembuhan lebih singkat dan minim risiko.
Tips Jitu Sunat Saat Anak Usia Sekolah
Jika anak belum sempat disunat saat bayi, tenang saja. Libur sekolah tetap jadi waktu yang cocok untuk sunat, asalkan orang tua mempersiapkan segalanya dengan baik.
Berikut tipsnya:
1. Pilih tempat sunat terpercaya, seperti rumah sakit atau klinik resmi.
2. Bantu si kecil memahami prosedurnya dengan jujur, tanpa menakut-nakuti.
3. Berikan makanan bernutrisi seimbang selama masa pemulihan.
4. Siapkan kebutuhan khusus, seperti celana longgar, peralatan kebersihan, dan obat.
5. Jaga kebersihan area sunat, terutama setelah buang air kecil.
Jika muncul tanda seperti darah terus mengalir, nanah, atau jaringan hitam, segera konsultasikan ke dokter.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!