Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menpar Serukan Dukungan bagi Promosi Batik sebagai Daya Tarik Wisata

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menpar Serukan Dukungan bagi Promosi Batik sebagai Daya Tarik Wisata Doc: ANTARA/Kementerian Pariwisata
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendukung upaya promosi batik sebagai daya tarik wisata yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah.

"Keindahan wastra Nusantara sudah dikenal luas dan banyak mendapat pengakuan dunia. Kementerian Pariwisata akan terus berkolaborasi untuk mempromosikan keindahan batik Nusantara, sehingga menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Kamis (20/3).

Dalam kunjungan kerjanya di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Rabu (19/3), Menteri Pariwisata antara lain mengunjungi Rumah Batik Komar, yang selain menampilkan koleksi batik juga menawarkan pengalaman mempelajari batik kepada wisatawan.

"Rumah Batik Komar adalah tempat di mana wisatawan yang datang ke Bandung untuk berbelanja oleh-oleh, khususnya batik. Saya juga berkesempatan belajar membatik, dan ini jadi pengalaman yang sangat menarik tentunya bagi wisatawan," kata dia

Baca juga: Tiga motif batik khas Cirebon diakui sebagai kekayaan intelektual komunal

Rumah Batik Komar didirikan oleh Komarudin Kudiya, seorang akademisi sekaligus perajin batik tradisional.

Tempat itu menyajikan lebih dari 10 ribu sketsa desain batik dalam bentuk dokumen fisik dan digital bagi siapa saja yang berminat mempelajari batik.

Rumah Batik Komar juga menyimpan lebih dari 4.000 desain cap batik, yang disusun rapi dalam rak dengan kode inventaris berdasarkan jenis dan bentuk cap.

Selain itu, Rumah Batik Komar memiliki 150 desain batik yang telah mendapatkan sertifikat hak cipta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, termasuk di antaranya motif Angklung dan Kutilang Cigadung, motif Lauk Mas Alam Endah, dan motif Lauk Kumpal Beriring.

Lebih dari 50 judul buku tentang batik, layanan tur proses membatik, kelas sejarah batik, serta layanan belajar membuat batik tulis dan batik cap yang disediakan di Rumah Batik Komar.

Tenaga pengajar bersertifikat di Rumah Batik Komar akan membantu pengunjung mengenal batik dan mempelajari proses pembuatannya. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

45 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.