Menlu AS akan Kunjungi Korea Selatan Bahas Krisis Politik Negeri Ginseng
📅 Sabtu, 04 Jan 2025, 11:06 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Global Times/AFP
SEOUL - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken akan mengunjungi Korea Selatan untuk melakukan pembicaraan minggu depan, kedua negara mengumumkan pada hari Jumat (3/1).
Blinken, yang kemungkinan akan melakukan perjalanan internasional terakhirnya sebelum presiden terpilih Donald Trump Kembali ke Gedung Putih, juga akan mengunjungi Jepang dan Prancis, kata Departemen Luar Negeri AS.
Korea Selatan merupakan sekutu keamanan utama bagi Washington. Negara tersebut dilanda krisis yang dipicu oleh kegagalan Presiden Yoon Suk Yeol dalam memberlakukan darurat militer pada tanggal 3 Desember.
Blinken akan bertemu mitranya Cho Tae-yul pada hari Senin, kata Kementerian Luar Negeri Korsel dalam sebuah pernyataan.
"Mereka diperkirakan akan membahas aliansi Korea Selatan-AS, kerja sama Korea Selatan-AS-Jepang, masalah Korea Utara, serta tantangan regional dan global," kata kementerian tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan tidak secara langsung menyebutkan kekacauan politik tersebut, dan mengatakan Blinken akan berbicara tentang "cara-cara kedua negara dapat membangun kerja sama penting dalam menghadapi tantangan di seluruh dunia berdasarkan nilai-nilai bersama".
Para penyelidik yang menyelidiki pernyataan darurat militer Yoon berusaha untuk menegakkan perintah penangkapan pada hari Jumat tetapi digagalkan oleh pengawal keamanan presiden.
Surat perintah itu berakhir pada hari Senin, hari yang sama saat Blinken berencana bertemu Cho.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bulan lalu, Washington mengatakan akan "berbicara" kepada Korea Selatan untuk menjaga demokrasi setelah deklarasi Yoon yang gagal.
"Demokrasi Korea Selatan kuat dan tangguh, dan kami akan terus berbicara secara terbuka dan terlibat secara pribadi dengan mitra Korea Selatan untuk menegaskan pentingnya hal itu terus berlanjut," kata Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan.
Yoon masih menjabat sebagai presiden Korea Selatan tetapi ditangguhkan sambil menunggu keputusan pengadilan konstitusi atas pemakzulannya.
Menteri Keuangan Choi Sang-mok telah dilantik sebagai penjabat presiden negara tersebut dan baru menjabat selama seminggu.
Setelah Korea Selatan, Blinken akan menuju sekutu utama AS lainnya di Asia, Jepang, di mana ia akan "meninjau kemajuan luar biasa yang telah dicapai aliansi AS-Jepang selama beberapa tahun terakhir", kata Departemen Luar Negeri.
Termasuk persetujuan penjualan senjata utama yang diumumkan pada hari Jumat di mana AS akan mengirimkan sekitar US$3,64 miliar dalam bentuk rudal jarak menengah, peralatan terkait, dan pelatihan ke Jepang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!