Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Dwi Sasetningtyas: Alumni LPDP Wajib Kembalikan Dana

📅 Senin, 23 Feb 2026, 17:53 WIB | Oleh:
Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Dwi Sasetningtyas: Alumni LPDP Wajib Kembalikan Dana Doc: ANTARA
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait polemik yang melibatkan alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetningtyas. Polemik mencuat setelah unggahan di media sosial mengenai status kewarganegaraan anaknya menjadi viral dan menuai sorotan publik.

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait polemik yang melibatkan alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetningtyas. Polemik mencuat setelah unggahan di media sosial mengenai status kewarganegaraan anaknya menjadi viral dan menuai sorotan publik.

Purbaya menyayangkan konten yang beredar karena Dwi dan suaminya merupakan penerima beasiswa LPDP yang dibiayai negara. Ia menyebut Direktur Utama LPDP telah berkomunikasi langsung dengan suami Dwi terkait persoalan tersebut.

"Pak Dirut sudah berbicara dengan (suami) terkait sepertinya dia setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai olehnya di LPDP," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, pemerintah masih akan menghitung secara detail jumlah dana beasiswa yang harus dikembalikan, termasuk komponen bunga. Langkah tersebut disebut sebagai konsekuensi atas pelanggaran atau sikap yang dinilai tidak sejalan dengan komitmen penerima beasiswa negara.

Purbaya menegaskan dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat dan sebagian dari pembiayaan utang negara yang dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, ia meminta para penerima beasiswa menjaga sikap serta tanggung jawab moral terhadap negara.

"Saya harap teman-teman yang dapat pinjaman dari LPDP kalau nggak seneng ya gausah menghina negara lah. Jangan menghina negara sendiri," ujarnya.

Ia juga menyesalkan tindakan yang dilakukan Dwi Sasetningtyas sehingga menjadi perhatian publik dan memicu polemik luas. Dari kasus tersebut, pemerintah disebut akan memperketat penegakan aturan bagi penerima beasiswa LPDP.

Bahkan, Purbaya menyampaikan ultimatum berupa sanksi tegas apabila kewajiban pengembalian dana tidak dipenuhi. Ia menyebut kemungkinan penerapan daftar hitam agar yang bersangkutan tidak dapat bekerja di lingkungan pemerintahan.

"Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk," tegasnya.

Sebelumnya, Dwi Sasetningtyas menjadi perbincangan setelah mengunggah video di Instagram dan Threads yang memperlihatkan surat dari otoritas Inggris terkait kewarganegaraan anak keduanya. Dalam video tersebut, anak Dwi disebut telah resmi memperoleh status sebagai warga negara Inggris atau British citizen.

Konten itu memicu kritik karena Dwi merupakan penerima beasiswa negara melalui LPDP. Publik menilai persoalan kewarganegaraan anak dan pernyataan yang disampaikan dalam unggahan tersebut bertentangan dengan semangat pengabdian kepada negara yang menjadi prinsip dasar program beasiswa LPDP.

Kementerian Keuangan menegaskan akan menghitung secara menyeluruh nilai dana yang harus dikembalikan serta memastikan prosesnya berjalan sesuai ketentuan. Pemerintah juga menekankan komitmen untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan demi keberlanjutan program pengembangan SDM nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.