Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengoptimalkan Layanan Kesehatan dengan Membentuk Tim Pembina Posyandu di Sorong

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Mengoptimalkan Layanan Kesehatan dengan Membentuk Tim Pembina Posyandu di Sorong Doc: Antara
Ket. Wali Kota Sorong Septinus Lobat melantik tim pembina posyandu di Gendung Lamber Jitmau, Kota Sorong, Jumat (3/10/2025).

Sorong - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya membentuk tim pembina posyandu untuk mengoptimalkan layanan kesehatan kepada ibu, bayi, balita, dan lansia di wilayah itu.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat, di Sorong, Jumat, mengatakan kedudukan dan posisi tim posyandu sangatlah strategis untuk memastikan pemenuhan gizi terhadap kelompok penerima manfaat benar-benar optimal dalam rangka mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

"Tim posyandu itu ujung tombak kesehatan ibu, bayi, balita dan lansia di Kota Sorong," ujarnya dalam sambutan pengukuhan tim pembina posyandu di Kota Sorong.

Wali Kota berharap, tim pembina posyandu yang baru, dapat bekerja dengan hati dengan penuh tanggung jawab, serta terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, PKK, Tenaga kesehatan dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama memastikan layanan kesehatan lebih maksimal.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat, mengatakan posyandu bukan hanya soal pelayanan kesehatan tetapi sebagai pusat edukasi, pemberdayaan, dan penggerak perubahan perilaku hidup sehat di lingkungan masyarakat

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan Posyandu," jelasnya.

Dia mengatakan, pembentukan tim ini melibatkan enam dinas, diantaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan, Satpol PP.

Kolaborasi ini, kata dia, menunjukkan bahwa tanggung jawab kesehatan bukan hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan tetapi tanggung jawab bersama.

"Jadi selain pelayanan kesehatan juga akan diikuti dengan pemberdayaan masyarakat, edukasi dan penyaluran bantuan di setiap posyandu," ujarnya.

Adapun jumlah posyandu di Kota Sorong sampai saat ini sebanyak 111 posyandu dengan kader kurang lebih sebanyak 1.014 orang yang tersebar merata di 41 kelurahan di Kota Sorong.

Dia yakin bahwa dengan semangat gotong royong, koordinasi yang baik, dan dukungan dari berbagai pihak, perwujudan posyandu yang aktif, mandiri dan berdaya guna bisa terwujud secara optimal.

Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu, ia berkomitmen mengoordinasikan langkah-langkah nyata dalam mendukung program- program kesehatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah, khususnya dalam upaya penurunan angka stunting, peningkatan cakupan imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi gizi dan kesehatan reproduksi.

"Kami berkomitmen untuk bekerja dengan penuh dedikasi, semangat gotong royong, serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

38 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.