Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menbud Fadli Zon Angkat Kembali Wacana Hari Komedi Nasional

📅 Selasa, 10 Des 2024, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menbud Fadli Zon Angkat Kembali Wacana Hari Komedi Nasional Doc: ANTARA/ Kementerian Kebudayaan
Ket. Acara “Ngopi Pagi" bersama insan komedi.

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan dukungan penuh terhadap perkembangan seni komedi di Indonesia, salah satunya lewat usulan "Hari Komedi Nasional".

Ia menegaskan bahwa seni komedi memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan mental di era globalisasi yang semakin kompleks.

“Tertawa itu sehat, dan saya kira di zaman sekarang ini, persoalan mental health adalah persoalan yang sangat serius. Seni komedi, dengan segala bentuknya, memiliki potensi besar untuk membantu masyarakat dalam menghadapinya,” kata Menteri Fadli saat acara "Ngopi Pagi" bersama insan komedi, yang dikutip berdasarkan keterangan pers yang diterima, Senin (9/12).

Menteri Fadli Zon juga mengapresiasi perkembangan seni komedi yang kini tidak hanya terbatas pada grup-grup lawak seperti masa lalu, tetapi telah berkembang ke bentuk-bentuk baru seperti stand-up comedy dan monolog.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap seni komedi, Menteri Fadli mengangkat kembali wacana untuk menetapkan “Hari Komedi Nasional” dan mengusulkan tanggal 27 September yang bertepatan dengan hari lahir tokoh komedi legendaris Bing Slamet itu menjadi Hari Komedi Nasional.

“Saya kira ini ide yang menarik. Tanggal 27 September, hari lahir Bing Slamet, bisa menjadi momentum bagi kita untuk merayakan seni komedi Indonesia. Mari kita bahas dan sepakati bersama,” ajaknya.

Menanggapi wacana tentang adanya Hari Komedi Nasional, Anggota Komisi X DPR RI yang juga merupakan seniman komedi, Denny Cagur mengungkapkan tentang pentingnya ada hari khusus untuk seni komedi.

“Hari komedi menjadi salah satu concern dari para komedian, kami ingin merasakan juga ada hari khusus komedian seperti hari musik, perfilman dan sebagainya,” ungkap Denny.

Senada dengan itu, Ketua Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Djarwo Kwat, mengungkapkan alasan pentingnya peringatan Hari Komedi Nasional, selain itu ia juga mendorong agar setiap provinsi mempunyai gedung kesenian untuk menggelar pertunjukan, pelatihan dan lainnya termasuk pertunjukan komedi.

Selain isu tentang usulan Hari Komedi Nasional dan pentingnya menambah ruang-ruang publik untuk berekspresi, isu yang juga muncul dalam forum "Ngopi Pagi" adalah tentang kesejahteraan para seniman komedi yang lebih baik.

Kegiatan "Ngopi Pagi" dengan para pemangku kepentingan menjadi bagian dari rangkaian dialog yang telah dilakukan Kementerian Kebudayaan dengan berbagai komunitas seni dan budaya, termasuk komunitas musik, film, seni rupa, seni pertunjukan, seni tari, pegiat sastra, dan masyarakat adat.

Dialog ini bertujuan untuk menyerap masukan guna memperkuat ekosistem budaya dan memajukan kebudayaan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

47 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.