Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memprioritaskan 33 Jembatan yang Rusak di Garut untuk Menunjang Aktivitas Warga

📅 Senin, 02 Feb 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memprioritaskan 33 Jembatan yang Rusak di Garut untuk Menunjang Aktivitas Warga Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut Agus Ismail saat diwawancarai wartawan di Garut, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat mencatat ada 33 jembatan dalam kondisi rusak yang menjadi prioritas diperbaiki dari sumber anggaran pemerintah pusat untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian.

"Itu kondisi yang dianggap segera harus dilakukan pembangunan, yang 33 itu kebanyakan jembatan gantung yang rawan putus, memang perlu," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Agus Ismail di Garut, Senin.

Ia menuturkan, pemerintah pusat menginstruksikan ke pemerintah daerah untuk menginventarisasi seluruh jembatan lalu mengecek semua kondisinya, jika rusak harus segera diperbaiki karena menjadi akses masyarakat untuk pendidikan maupun perekonomian.

Berdasarkan laporan dari desa, kata dia, ada 453 jembatan, tapi yang berhasil dilakukan verifikasi terkait kondisi kelayakan jembatan dan tingkat kebutuhan masyarakatnya tercatat baru 33 jembatan.

"Ada hampir 453 jembatan, cuman ini kita sedang lakukan verifikasi itu baru bisa memverifikasi di 33 jembatan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh kementerian maupun juga oleh dinas bina marga provinsi," katanya.

Ia menyebutkan seluruh jembatan yang diverifikasi harus segera diperbaiki lokasinya tersebar di sejumlah daerah di Garut, dengan jumlah terbanyak di wilayah selatan Garut karena terdapat banyak sungai.

Seluruh jembatan yang sudah diverifikasi itu, kata dia, oleh Pemkab Garut akan diusulkan ke pemerintah pusat agar segera diperbaiki di tahun anggaran 2026 untuk menunjang akses layanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

"Kita sedang komunikasikan dengan kementerian untuk realisasinya tahun sekarang," katanya.

Ia menyebutkan hasil verifikasi untuk perbaikan satu jembatan membutuhkan anggaran rata-rata sebesar Rp1,5 miliar, dan ada yang sampai Rp3 miliar tergantung dari panjang dan lebar jembatan.

"Jembatan gantung itu kan panjangnya ada yang 90 meter, ada yang 80 meter, ada 70 meter, cukup besar biayanya dengan lebarnya itu kurang lebih 1,8 meter," katanya.

Ia berharap adanya perbaikan jembatan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang bagi masyarakat saat menyeberangi sungai untuk melakukan rutinitas sehari-hari seperti akses pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sebagainya.

"Jadi jembatan itu kan melewati beberapa kampung, beberapa desa, artinya hal ini penting karena untuk akses masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.