Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melestarikan dan Mengembangkan Bahasa Daerah Lewat Festival Tunas Bahasa Ibu

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Melestarikan dan Mengembangkan Bahasa Daerah Lewat Festival Tunas Bahasa Ibu Doc: Antara
Ket. Kasubag Umum Balai Bahasa Sulawesi Utara, Dhanar Widyanto.

Manado, 15/11 (ANTARA) - Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar Balai Bahasa Sulawesi Utara melombakan empat bahasa daerah dari Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

"FTBI merupakan upaya pemerintah bersama badan pengembangan dan pemilihan bahasa yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di provinsi Sulawesi Utara, khususnya dari Kabupaten Minahasa Kabupaten Minahasa Selatan Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa Tenggara," kata Kasubag Umum Balai Bahasa Sulawesi Utara, Dhanar Widyanto di Manado, Sabtu.

Kegiatan FTBI, kata Dhanar, penting untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa.

Dhanar menjelaskan, FTBI tersebut diikuti oleh peserta dari jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang merupakan pemenang saty dan pemenang dua dari lomba di tingkat kabupaten

Keempat bahasa daerah yang dilombakan yaitu bahasa daerah Tonsea, bahasa daerah Tonsawang, bahasa daerah Tontemboan dan bahasa daerah Pasan.

Ada enam jenis lomba yang diselenggarakan pada festival tahun ini yaitu lomba tembang, dongeng, puisi, pidato, komedi tunggal, dan cerpen

"Pada kegiatan ini seluruh peserta sangat antusias mengikuti lomba yang diikuti dengan menampilkan penampilan dan karya-karya terbaik," ujarnya.

Dhanar menambahkan, FTBI yang dilaksanakan tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah, melestarikan keberadaan bahasa-bahasa lokal, serta meningkatkan kebanggaan dan jati diri daerah di tengah perkembangan zaman dan teknologi modern.

"Melalui kegiatan ini pula kami mengharapkan lahir tunas-tunas bangsa yang mampu menjaga, menggunakan dan mengembangkan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya Sulawesi Utara," katanya menambahkan.

Selain menggelar FTBI, masih dilokasi yang sama juga dilaksanakan kegiatan kemah cerpen, uji keterbacaan dan terjemahan bacaan bahasa daerah dan diseminasi kamus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

28 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.