Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melalui Program Wirausaha Mantapreneur, Bank Mandiri Taspen Pacu Semangat Hidup Para Pensiunan

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 08:44 WIB | Oleh:
Melalui Program Wirausaha Mantapreneur, Bank Mandiri Taspen Pacu Semangat Hidup Para Pensiunan Doc: Istimewa
Ket. Wayan Sudiarta, seorang pensiunan Polri yang memilih mengikuti program Wirausaha Mandiri saat memberikan keterangan di Jakarta.

JAKARTA - Memasuki masa pensiun dan usia senja kadang membuat seseorang khawatir akan kehidupannya. Rasa malu akan kemungkinan dirinya menjadi beban keluarga bisa membuat orang yang memasuki masa pensiun dan para pensiunan itu sendiri terbebani secara mental.

Namun itu semua bisa dihindari dengan perencanaan masa pensiun yang baik. Satu diantaranya adalah program Wirausaha Mantapreneur dari Bank Mandiri Taspen.

Adalah Wayan Sudiarta, seorang pensiunan Polri yang memilih mengikuti program Wirausaha Mandiri dengan usaha pembudidayaan Madu Kelancang dengan merek D'Best.

Wayan bercerita, keinginan berwirasaha sudah ada pada dirinya saat memasuki masa pensiun. Setahun sebelum pensiun, dia mendapat berbagai pelatihan dari instasi kepolisian tempatnya mengabdi.

"Sebelum pensiun dari kepolisian saya dapat pelatihan, saya diajak kelokasi untuk dikasih pilihan, ternak ayam, ternak lele, dan kebetulan saya pilihanya madu," ujar Wayan.

Awalnya pria yang pensiun dengan pangkat terakhir AIPTU ini sempat gagal dalam memproduksi madu kelancang, namun itu tidak membuatnya menyerah hingga akhirnya bisa memproduksi madu kelancang dari satu koloni madu yang dia pelihara.

Setelah pensiun tahun 2021, Wayan memantapkan dirinya untuk terjun sebagai wirausahawan guna mengisi masa pensiunnya. Dia berpendapat, di masa pensiun seseorang bukan berhenti bekerja, akan tetapi justru harus lebih aktif dan produktif.

"Yang namanya pekerjaan pasti capek, tapi kita anggap itu hiburan, yang penting kita nikmati pekerjaan itu anggap itu hiburan pasti bikin kita santai dan bahagia," ujarnya.

Setelah mantap ingin membuka usaha madu kelancang, Wayan kemudian memutuskan untuk bergabung dengan wirausaha Mantappreneur di Bank Mandiri Taspen untuk meminjam modal usaha lebah kelancang.

"Awalnya saya mau pinjam Rp.100 juta, untuk usaha madu ini, prosesnya sangat mudah," katanya.

Uang yang dia pinjam digunakan untuk pengembangan usaha budidaya madu miliknya. Antara lain dengan untuk membeli koloni lebah yang tidak hanya didapat dari Bali tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

"Untuk koloni-koloninya kita beli sampai ke Lampung, Kalimantan, dan Sulawesi. Di sana masing-masing punya jenis," ujarnya.

Sejak berdiri tahun 2021, usaha budi daya madu yang dikelola Wayan makin moncer, dalam sebulan dia behasil meraup omzet penjualan Rp 9 juta sampai Rp.10 juta.

"Kalau dihitung, produksinya memang sulit, tergantung cuacanya ya, jadi kadang tidak menentu. Kalau penjualan dapat Rp 9 juta sampai Rp10 juta dalam satu bulan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.